Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Viral, Influencer Cantik Ini Kena Tipu hingga Jadi Gelandangan di Kamboja
Advertisement . Scroll to see content

Negara Lain Tertarik Program Kartu Prakerja Indonesia

Selasa, 07 Maret 2023 - 10:11:00 WIB
Negara Lain Tertarik Program Kartu Prakerja Indonesia
Negara lain tertarik Program Kartu Prakerja Indonesia (Foto: Ist)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Program Kartu Prakerja menarik minat negara lain. Program Kartu Prakerja merupakan salah satu strategi pemerintah Indonesia dalam jangka pendek untuk mengembangkan sumber daya manusia (SDM). 

Program ini diinisasi pada 2020 guna mengembangkan kompetensi, meningkatkan produktivitas dan daya saing angkatan kerja, serta mengembangkan kewirausahaan melalui pemberian bantuan pelatihan meliputi skilling, upskilling, dan reskilling.

“Program Kartu Prakerja selama masa pandemi Covid-19 telah mengembangkan misi gandanya. Selain untuk peningkatan kompetensi, (Kartu Prakerja) juga menjadi bantuan sosial,” kata Deputi Bidang Koordinasi Ekonomi Digital, Ketenagakerjaan, dan UMKM Rudy Salahuddin saat membuka secara resmi Study Visit National Social Protection Council (NSPC) - Ministry of Economy and Finance Kingdom of Cambodia di Jakarta, Senin (6/3/2023).

Namun mulai 2023, Program Kartu Prakerja akan kembali ke skema normal, yang berfokus kepada peningkatan kompetensi melalui pelatihan offline, online, dan hybrid, sejalan dengan pasar kerja.

Sementara sesuai arahan Presiden Joko Widodo (Jokowi), Program Kartu Prakerja dilaksanakan oleh Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, bukan K/L sektor. Hal ini tentu dengan adanya pertimbangan bahwa Program Kartu Prakerja merupakan inovasi baru dan berkaitan erat dengan perekonomian. Selain itu, demand dan supply Program Kartu Prakerja berasal dari lintas K/L terkait.

Program Kartu Prakerja mengusung inovasi dengan pendekatan sistem yang end to end digital, sehingga dalam waktu 3 tahun Program Kartu Prakerja telah memberikan manfaat dan dampak positif secara masif kepada 16,4 juta orang penerima di 514 kabupaten/kota. Karena itu, Program Kartu Prakerja telah menjadi Program Government to Person (G2P) yang paling masif di Indonesia.

Program Kartu Prakerja juga turut membangun ekosistem pelatihan berbasis public-private partnership yang menghubungkan supply dan demand, yang turut melibatkan berbagai platform digital, mitra pembayaran, job portal, dan universitas sebagai lembaga asesmen dan pemantauan.

Rudy pun berharap agar study visit ini dapat berjalan dengan lancar sampai dengan selesai dan NSPC nantinya dapat mengambil pelajaran penting yang bermanfaat untuk diimplementasikan di Kamboja.

“Kami berharap success story dalam Program Kartu Prakerja juga dapat direplikasi oleh negara-negara lain, utamanya oleh negara-negara di kawasan ASEAN. Lebih lanjut, NSPC dapat menggali lebih detail terkait Program Kartu Prakerja dari Manajemen Pelaksana Program Kartu Prakerja selama pelaksanaan study visit ini,” tutur Rudy.

Editor: Jujuk Ernawati

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut