Okupansi Kecil dan Ditekan Pandemi, Begini Kondisi LRT Jakarta Gading-Velodrome

Suparjo Ramalan · Kamis, 21 Januari 2021 - 23:11:00 WIB
Okupansi Kecil dan Ditekan Pandemi, Begini Kondisi LRT Jakarta Gading-Velodrome
LRT Jakarta rute Gading-Velodrome tampak sepi penumpang. (Foto: iNews.id/Suparjo Ramalan)

JAKARTA, iNews.id - Light Rail Transit (LRT) Jakarta rute Gading-Velodrome masih menjadi topik hangat sejumlah pihak karena tingkat okupansi penumpang tidak sesuai target. Moda transportasi Ibu Kota dengan nilai investasi sebesar Rp6,8 triliun itu hanya mengangkut 102 orang per harinya. 

Angka itu jauh dari rencana awal Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta saat sebelum moda transportasi integrasi itu dibangun sejak 2015 silam. Rencana awal, okupansi diproyeksikan mampu membawa 14.000 penumpang per hari. 

Manajemen PT LRT Jakarta menilai, tingkat keterisian yang tercatat minim itu akibat pemerintah memberlakukan kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) saat pandemi Covid-19 berlangsung. Sebelumnya, kereta mengangkut 900 penumpang dalam sehari.

"Penumpang di masa relaksasi tertinggi 900 penumpang. Jadi, kondisi pada saat kita buka komersial kira-kira 4.500 jadi 22-25 persen kembali menuju ke normalnya inline dengan kondisi masyarakat di sekitarnya," ujar Direktur LRT Jakarta Wijanarko dikutip pada Kamis (21/1/2021). 

MNC Portal menguji pernyataan manajemen LRT Jakarta. Dari pantauan di lapangan pada pekan ketiga Januari 2021, koridor yang menghubungkan Kelapa Gading-Velodrome sepanjang 5,8 kilometer (km) tersebut hanya didatangi sejumlah penumpang saja. Artinya, okupansi penumpang justru tidak mencapai 102 orang per hari. 

Editor : Ranto Rajagukguk