PMI Manufaktur Juli Kontraksi Imbas PPKM Level 4

azhfar muhammad ยท Selasa, 03 Agustus 2021 - 08:32:00 WIB
PMI Manufaktur Juli Kontraksi Imbas PPKM Level 4
PMI Manufaktur Indonesia Juli 2021 alami kontraksi imbas PPKM level 4.

JAKARTA, iNews.id - Kepala Badan Kebijakan Fiskal Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Febrio Kacaribu mengatakan, Purchasing Managers Index (PMI) Manufaktur Indonesia Juli 2021 menurun ke angka 40,1. Salah satu penyebabnya pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) level 4 yang berkelanjutan.

"Aktivitas sektor manufaktur nasional yang terefleksi dalam indikator PMI manufaktur pun mengalami penurunan. Penurunan PMI Manufaktur ke level 50 menunjukkan terjadinya kontraksi aktivitas sektor manufaktur," kata Febrio dalam keterangannya, dikutip Selasa (3/8/2021).

Menurut dia, level kontraksi PMI pada Juli ini merupakan yang pertama kali setelah mencatatkan 9 bulan ekspansi. 

"PMI Manufaktur Juli yang sebesar 40,1 tersebut menurun dari Juni 2021 yang sebesar 53,5. Bila PMI di atas level 50, artinya geliat industri manufaktur masih tetap ekspansif, tapi saat di bawah itu maka sebaliknya," ujarnya.

Secara rinci, Febrio menjelaskan, penurunan PMI Manufaktur disebabkan oleh penurunan output dan permintaan baru karena terhambatnya produksi dan permintaan.

"Kebijakan PPKM Level 4 membuat di beberapa daerah berdampak pada penurunan aktivitas ekonomi dan tingkat permintaan masyarakat," ucapnya.

Sebagai catatan, beberapa negara lain di ASEAN yang mencatatkan penurunan PMI Manufaktur, antara lain adalah Malaysia, Vietnam, Thailand, dan Myanmar.

"Pemerintah menyadari pentingnya perusahaan merespons dengan melakukan pengurangan aktivitas dan tenaga kerja seiring dengan PPKM level 4," kata dia.

Editor : Jujuk Ernawati