Rupiah Diramal Bertahan di Level Rp18.000 per Dolar AS hingga Akhir Tahun
Berdasarkan kondisi pasar valuta asing tersebut, Frederic menilai level sekitar Rp18.000 per dolar AS menjadi target realistis bagi rupiah pada akhir 2026.“Jadi jika Anda menanyakan target kepada saya, sekitar 18 ribu, misalnya, itu akan menjadi target,” katanya.
Prospek rupiah diperkirakan berubah pada 2027 jika tren penguatan dolar AS mulai mereda. Pelemahan dolar berpotensi memberikan dorongan terhadap apresiasi rupiah.
“Tahun berikutnya, itu bisa sangat berubah, karena pada saat tertentu, dolar akan berubah, dan kemudian rupiah akan mendapat dorongan,” ujarnya.
Frederic juga menyebut tekanan spesifik terhadap rupiah atau idiosyncratic risk yang sempat terjadi pada awal 2026 kini sudah dapat diatasi. Kondisi tersebut tidak lagi menjadi sumber utama tekanan terhadap rupiah.
“Pesan utamanya di sini adalah tidak lagi ada kelemahan rupiah yang spesifik yang kita miliki awal tahun. Itu telah teratasi,” kata dia.