JAKARTA, iNews.id - Nilai tukar rupiah melemah 0,22 persen ke level Rp18.037 per dolar Amerika Serikat (AS) hingga pukul 10.08 WIB pada perdagangan Selasa (4/8/2026). Sebelumnya, rupiah dibuka di posisi Rp18.026 per dolar AS.
Tekanan terhadap rupiah terjadi bersamaan dengan pelemahan mayoritas mata uang Asia terhadap dolar AS. Yen Jepang menjadi mata uang yang mengalami pelemahan terdalam, yakni 0,32 persen, disusul baht Thailand yang turun 0,13 persen.
Rupiah Hari Ini Ditutup Menguat ke Rp17.997 per Dolar AS, Ini Pendorongnya
Yuan China dan ringgit Malaysia masing-masing melemah 0,05 persen. Sementara itu, peso Filipina dan dolar Singapura terdepresiasi 0,04 persen.
Di sisi lain, sejumlah mata uang Asia masih mampu menguat terhadap dolar AS. Won Korea memimpin penguatan sebesar 0,31 persen, diikuti dolar Taiwan yang naik 0,09 persen dan rupee India menguat 0,06 persen. Dolar Hong Kong tercatat bergerak stagnan.Pergerakan mata uang Asia turut dipengaruhi penguatan indeks dolar AS (DXY).
Pengusaha Mal Waspadai Lonjakan Harga Barang, Dipicu Biaya Logistik Naik hingga Rupiah Melemah
Pada pukul 09.00 WIB, DXY naik 0,11 persen ke level 100,001.Penguatan tersebut membawa DXY kembali berada di atas level psikologis 100 setelah sebelumnya menyentuh titik terendah dalam satu setengah bulan terakhir.