Saat Jokowi Tangkap Kode Ketum Hipmi Ingin Jadi Menteri

Isna Rifka Sri Rahayu ยท Senin, 16 September 2019 - 13:43 WIB
Saat Jokowi Tangkap Kode Ketum Hipmi Ingin Jadi Menteri

Presiden Joko Widodo (tengah) bersama Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto (kedua kiri), Seskab Pramono Anung (kiri), Ketum BPP HIPMI Bahlil Lahadalia (kedua kanan), dan Ketua OC Munas BPP HIPMI Umar Lessy (kanan) menabuh alat musik tradisional t

JAKARTA, iNews.id - Isu jatah kursi menteri kabinet Jokowi-Ma'ruf Amin muncul di sela-sela Musyawarah Nasional (Munas) ke-16 Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi). Isu tersebut dilontarkan langsung oleh Ketua Umum Hipmi, Bahlil Lahadalia.

Bahlil yang masa jabatannya bakal habis tahun ini berharap, menteri-menteri yang mengisi kabinet baru harus pro dengan pengusaha. Ini supaya ada sinergi antara pemerintah dan pengusaha mendorong perekonomian lebih baik lagi.

"Hipmi tidak meminta jatah menteri tapi kalau bisa menteri menterinya pro kepada para pengusaha," ujar Bahlil saat memberikan sambutan di Hotel Sultan Jakarta, Senin (16/9/2029).

BACA JUGA: 

Gantikan Bahlil Lahadalia, 3 Kandidat Bersaing Jadi Ketua Umum Hipmi

Jokowi Sebut Ketum Hipmi Bahlil Lahadalia Cocok Jadi Menteri

Dalam munas tersebut, hadir Presiden Jokowi didampingi sejumlah menteri seperti Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono dan Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto.

Bahlil menyodorkan rekan-rekannya yang dinilainya layak menjadi menteri. Dia menyebut dua nama kepada Jokowi yaitu Rosan P Roeslani dan Muhammad Lutfi yang juga hadir dalam acara itu.

"Kalau tidak ada, bisa juga Hipmi memberikan rekomendasi," kata pria kelahiran Maluku 43 tahun silam tersebut.

Saat giliran Presiden Jokowi memberikan sambutan, beliau merespons pernyataan Bahlil. Presiden menganggap Ketua Umum Hipmi tersebut yang sebenarnya ingin menjadi menteri.

"Tadi Adinda Bahlil menyorong-nyorongkan dan merekomendasikan beberapa yang hadir di sini. Tapi saya tahu. Dia ini pintar, sebetulnya beliau itu menyorot dirinya sendiri tapi ditutup oleh beliau berdua (Rosan dan Lutfi). Tapi kelihatan sekali, beliau berdua ini pesaingmu lho," ucapnya.


Editor : Rahmat Fiansyah