Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Dilarang Jual iPhone 16, Apple Tawarkan Investasi Rp1,5 Triliun ke RI
Advertisement . Scroll to see content

Selaraskan dengan Kebutuhan Industri, Kurikulum SMK Disusun Kemenperin

Rabu, 17 Juli 2019 - 11:52:00 WIB
Selaraskan dengan Kebutuhan Industri, Kurikulum SMK Disusun Kemenperin
Kementerian Perindustrian (Kemenperin) menyusun kurikulum dan silabus SMK untuk menyelaraskannya dengan kebutuhan industri. (Foto: Okezone)
Advertisement . Scroll to see content

Dalam mendukung program itu, sepanjang 2018 Kemenperin melakukan kerja sama dengan Institute of Technical Education(ITE) Singapura dalam rangka menyelenggarakan pelatihan untuk kepala SMK dan guru produktif bidang teknik permesinan, teknik instalasi pemanfaatan tenaga listrik dan otomasi industri yang diikuti sebanyak 100 peserta.

“Kemenperin juga bekerja sama dengan Formosa Training Center Taiwan untuk menyelenggarakan pelatihan guru produktif bidang machine tools sebanyak 100 orang, kemudian pelatihan teknis guru produktif sebanyak 508 orang dan magang guru di Industri sebanyak 1.233 orang,” katanya.

Selain itu, Kemenperin melakukan pelatihan pedagogik bagi instruktur dari industri yang akan mengajar di SMK.

Program yang disebut silver expert ini bekerja sama dengan KADIN Indonesia dan IHK (KADIN) Trier Jerman untuk 20 orang peserta dan diberikan sertifikasi internasional.

“Pada 2019 Kemenperin memprogramkan peningkatan kompetensi guru produktif, baik melalui magang guru di industri sebanyak 1.000 guru maupun pelatihan sebanyak 1.000 guru. Kami berharap guru-guru SMK dapat memanfaatkan kesempatan ini guna terlaksananya program link and match,” ucapnya.

Selain guru, lanjut Eko, implementasi kurikulum hasil penyelarasan juga memerlukan ketersediaan peralatan praktikum minimal di SMK agar siswa dapat dibekali dengan keterampilan teknis dasar sebelum masuk ke industri. Untuk itu, dalam setiap peluncuran vokasi industri selalu diiringi dengan pemberian hibah peralatan dari industri kepada SMK.

“Pada tahun 2017 Kemenperin merealokasi anggaran sebesar Rp35 miliar untuk bantuan peralatan praktikum minimum kepada 74 SMK. Sedangkan untuk tahun 2019, penyediaan peralatan minimum di SMK diupayakan kembali melalui Kelompok Kerja Program Revitalisasi SMK,” ucap dia.

Editor: Ranto Rajagukguk

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut