Singapura Resesi, Ekspor Indonesia Masih Cukup Tinggi

Rina Anggraeni ยท Rabu, 15 Juli 2020 - 14:10 WIB
Singapura Resesi, Ekspor Indonesia Masih Cukup Tinggi

Kinerja dagang Indonesia ke Singapura tercatat masih positif. (Foto: Ist)

JAKARTA, iNews.id - Kinerja dagang Indonesia ke Singapura tercatat masih positif. Hal ini terjadi meski Singapura masuk ke jurang resesi.

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat ekspor Indonesia ke Singapura mengalami peningkatan dengan beragam komoditas, yaitu logam mulia, perhiasan dan permata. Kemudian mesin dan perlengkapan listrik hingga alat mekanis serta tembakau.

"Jadi kalau lihat angka ini masih oke, seberapa dalam pengaruhnya harus dilihat ke depan," ujar Suhariyanto di Jakarta, Rabu (15/7/2020).

Dia mengungkapkan, ekonomi Singapura saat ini terkontraksi cukup dalam. Namun, ini tidak memegaruhi kegiatan dagang Indonesia ke Singapura pada periode April dan Mei.

"Tapi pada Juni sebetulnya ekspor Indonesia ke Singapura masih ada peningkatan sebesar 13,7 juta dolar AS," tuturnya.

Sebagai informasi, pandemi virus corona (Covid-19) memang terbukti telah meluluhlantakkan kondisi ekonomi dunia. Sejumlah negara dengan kekuatan ekonomi yang mapan harus mengalami resesi. 

Terbaru Singapura baru saja mengumumkan pertumbuhan ekonominya pada kuartal II 2020, Rabun (14/7/2020). Kementerian Perdagangan Singapura mengumumkan, ekonomi pada kuartal II 2020 minus 41,2 persen dibandingkan kuartal I-2020.

Sementara dibandingkan kuartal II 2019, year on year (tahunan) ekonomi Singapura minus 12,6 persen. Hasil ini lebih buruk dari perkiraan para ekonom. 

Sebelum diumumkan, pemerintah Singapura dan para pengamat memperkirakan, pertumbuhan ekonomi negara tetangga ini akan minus 37,4 persen secara kuartalan dan secara tahunan akan terkontraksi 11,3 persen.

Editor : Ranto Rajagukguk