Sri Mulyani Ungkap Biaya Transfer ke Daerah Bengkak, Ingatkan Jangan seperti Brasil dan Argentina
Berbagai kebijakan dan Undang-Undang baru ditengarai menyebabkan transfer ke daerah meningkat.
Seperti otonomi khusus papua tahun 2002, otonomi khusus Aceh pada 2008 dan Papua Barat pada 2009.
Setiap kali ada ide kebijakan baru masuk, kata Sri Mulyani, akan menambah jumlah transfer daerah, sehingga APBN yang menanggung beban perlu dijaga.
Penguatan dan tata kelola APBD menurut dia masih perlu ditingkatkan. Hal ini karena banyak daerah dengan transfer meningkat, namun masih perlu mengnyinergikan prioritas sesuai kemampuan APBN, sehingga dampak pembangunannya seharusnya lebih tinggi.
"Pengelolaan fiskal daerah harus semakin ditingkatkan, karena kalau tidak daerah hanya menunggu saja dari transfer, mereka sebetulnya memiliki resource dan bisa melakukan berbagai inovasi dari APBD-nya," tutur dia.
Untuk itu, eks Direktur Pelaksana Bank Dunia ini mewanti-wanti daerah agar mengelola keuangan dengan benar. Dengan begitu tidak terjadi masalah pengelolaan keuangan. seperti di Brasil dan Argentina.
Daerah-daerah di negara tersebut melakukan ekspansi APBD dengan tidak disiplin, sehingga menimbulkan berbagai dampak, yaitu dampak kesehatan anggaran. Imbasnya terjadi penurunan tajam pada APBN-nya dan menimbulkan krisis.
Editor: Puti Aini Yasmin