Sri Mulyani Yakin LPI Tak Akan Bernasib seperti 1MDB Malaysia
JAKARTA, iNews.id - Sovereign Wealth Fund (SWF) Indonesia bernama Lembaga Pengelola Investasi (LPI) atau Indonesia Investment Authority (INA) resmi terbentuk. Indonesia bukan negara pertama karena sejumlah negara memiliki SWF seperti Singapura dan Malaysia.
Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati mengatakan, LPI bakal dikelola dengan baik sehingga tidak bernasib seperti 1Malaysia Development Berhad (1MDB) yang menjadi ladang korupsi. Hal ini juga menjadi perhatian dari Presiden Jokowi.
"Saya bersama dengan Erick Thohir sebagai dua ex officio dalam SWF ini dalam merekrut seluruh dewan pengawas dan direksi titik terberatnya mencari orang yang menjanjikan dan memberikan keseluruhan profesionalitas mereka, untuk menjaga SWF ini tidak mengalami kondisi tata kelola yang bisa menimbulkan risiko," katanya saat jumpa pers virtual, Selasa (16/2/2021).
Mantan direktur pelaksana Bank Dunia itu mengatakan, dewan pengawas dan direksi akan rutin mengevaluasi setiap keputusan yang diambil. Dengan begitu, tata kelola LPI tetap terjaga.
Presiden Jokowi Ingin LPI Jadi SWF Kelas Dunia
"Kita akan menciptakan check and balance dalam decision making process, baik dewan pengawas dan board of director dengan upaya maksimal dan tujuan baik yang akan menjaga SWF menjadi institusi yang baik, sound, dan memiliki tata kelola yang kuat," katanya.
Sri Mulyani menambahkan, proses pembentukan LPI telah tuntas dengan terisinya dewan direksi. Pemerintah juga telah memberikan dukungan dana berupa Penyertaan Modal Negara (PMN) sebesar Rp30 triliun dan sisanya dari inbreng saham-saham BUMN sehingga kebutuhan dana Rp75 triliun terpenuhi.
"Ini agar bisa memulai technical detail untuk calon partner. Ini sudah ada modal tunai dan proyek untuk investasi," ujarnya.
Editor: Rahmat Fiansyah