Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Batu Bara Mau Diubah jadi BBM, Pemerintah Siapkan Kalimantan dan Sumsel jadi Basis Produksi
Advertisement . Scroll to see content

Tekan Impor Elpiji, PTBA Siap Genjot Gasifikasi Batu Bara

Sabtu, 01 Desember 2018 - 17:23:00 WIB
Tekan Impor Elpiji, PTBA Siap Genjot Gasifikasi Batu Bara
Ilustrasi. (Foto: Reuters)
Advertisement . Scroll to see content

Kemudian, proyek gasifikasi selanjutnya berada di Tanjung Enim, Sumatera Selatan dengan produk yang dihasilkan selama setahun yaitu DME 400.000 ton, bahan pupuk urea (syn gas) 570.000 ton, dan polypropelene 450.000 ton. Ditargetkan groundbreaking akan dimulai pada periode yang sama dengan di Peranap.

Dalam proyek ini, PTBA menggandeng Pertamina, PT Pupuk Indonesia (Persero), PT Chandra Asri Petrochemical. Rencananya mulai dapat melakukan operasi komersial (Commercial Operation Date/COD) pada November 2022.

Dengan kedua proyek tersebut, PTBA berupaya menjadi pionir dalam melakukan gasifikasi batu bara di Indonesia. Pasalnya, hingga kini belum ada produsen batu bara yang mengolah produknya sebelum dijual.

"Setuju dan bagus untuk bangsa dan negara karena dengan gasifikasi ini nilai tambah dari batu bara kita bisa dapatkan, apalagi untuk yang low CV, kita akan segera bangun sebagai pionir gasifiskasi," ucapnya.

Menteri ESDM Ignasius Jonan sebelumnya mengatakan, impor elpiji harus segera dikurangi."Kalau kita impor terus, diketawain kenapa kita impor terus. Coal (batu bara) tidak diubah jadi elpiji memang repot karena harus ganti komponen tungku dan lain-lain, tapi ini harus dilakukan," ujarnya saat Pertamina Energy Forum di Jakarta, Kamis (29/11/2018).

Menurut dia, impor elpiji ini bisa dikurangi dengan melakukan gasifikasi yaitu dengan mengkonversikan batu bara menjadi DME sebagai pengganti elpiji. Oleh karenanya, ketimbang batu bara dijual mentah lebih baik dilakukan hilirisasi agar bernilai tambah.

Editor: Ranto Rajagukguk

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut