Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Mentan Jamin Stok Beras di Wilayah Terdampak Bencana Sumatra Aman
Advertisement . Scroll to see content

Terget Penyaluran Beras BPNT Meleset, Bulog Hanya Sanggup 90.000 Ton

Senin, 23 September 2019 - 15:36:00 WIB
Terget Penyaluran Beras BPNT Meleset, Bulog Hanya Sanggup 90.000 Ton
Realisasi penyaluran beras Perusahaan Umum Badan Urusan Logistik (Perum Bulog) untuk Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT) diyakini akan meleset. (Foto: SINDO)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Realisasi penyaluran beras Perusahaan Umum Badan Urusan Logistik (Perum Bulog) untuk Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT) diyakini akan meleset jauh dari target yang telah ditentukan. Hal ini diakibatkan masih banyak kendala di lapangan dalam melakukan penyaluran beras untuk BPNT. 

Direktur Utama Perum Bulog Budi Waseso mengatakan, sampai dengan September 2019 realisasi penyaluran beras Bulog untuk BPNT baru mencapai 30.000 ton. Padahal, tahun ini perseroan awalnya menargetkan beras Bulog yang disalurkan untuk BPNT dapat mencapai 700.000 ton.

"Jadi, saya itu sudah menyiapkan 700.000 ton sampai Desember. Sampai hari ini baru terealisasi 30.000 ton," ujarnya di Kantor Pusat Perum Bulog, Jakarta, Senin (23/9/2019).

Bahkan, berdasarkan perhitungan yang dilakukan pihaknya, Bulog hanya bisa menyalurkan 90.000 ton beras untuk BPNT sampai dengan akhir tahun. Angka ini setara dengan 12,8 persen dari target yang telah ditentukan.

"Paling-paling banter 90.000 ton (realisasi penyaluran sampai akhir tahun). Gawat ini," katanya.

Menurut Buwas hal ini terjadi akibat banyaknya hambatan yang dihadapi perseroan dalam proses penyaluran. "Di lapangan dihambat sedemikian rupa," katanya.

Salah satu hambatan dihadapi oleh perusahaan, yakni adanya modus kecurangan dilakukan oknum yang menimbulkan kesan buruk terhadap beras Bulog. "Kemarin sudah mulai viral, diviralkan beras Bulog bau, diterima tidak baik. Pernyataan-pernyataan yang dihasilkan ke dalam rekaman video," ucapnya.

Ditemui di tempat yang sama, Direktur Operasional Bulog Tri Wahyudi Saleh juga mengatakan hal yang senada. Ia meyakini bahwa sampai dengan akhir tahun realisasi penyaluran beras Bulog untuk BPNT tidak akan lebih dari 100.000 ton.

"Kalau ada perbaikan ya paling maksimal 150.000 ton," katanya.

Editor: Ranto Rajagukguk

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut