Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Prabowo Mau Bentuk Dewan Nasional Kesejahteraan Keuangan, Ini Tugasnya
Advertisement . Scroll to see content

Titik Terendah Ekonomi Terlewati, Menko Airlangga: Ekonomi Digital sebagai Kekuatan Baru

Senin, 22 November 2021 - 10:23:00 WIB
Titik Terendah Ekonomi Terlewati, Menko Airlangga: Ekonomi Digital sebagai Kekuatan Baru
Titik terendah ekonomi terlewati, Menko Perekonomian Airlangga Hartarto sebut ekonomi digital sebagai kekuatan baru. (foto: Istimewa)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, perekonomian Indonesia yang sempat terdampak oleh Covid-19 telah melewati titik terendahnya. Saat ini merupakan periode pemulihan untuk bangkit bersama dan mendorong ekonomi Indonesia menjadi lebih sehat.

Salah satu yang meningkat pada periode pemulihan ekonomi tersebut adalah kegiatan di sektor Pembentukan Modal Tetap Bruto yang tumbuh 3,74 persen di kuartal III 2021. Di sisi lapangan usaha, salah satu sektor yang konsisten tumbuh adalah sektor informasi dan komunikasi yang dipicu oleh perubahan perilaku masyarakat yang memiliki tingkat pemanfaatan teknologi yang tinggi selama pandemi.

“Perkembangan global telah mendorong ekonomi digital sebagai kekuatan baru. Tentu ini berdampak di sektor ekonomi dan kehidupan sehari-hari serta memberikan optimisme kepada pelaku ekonomi," kata Airlangga dalam acara Indonesia Investment Conference bertema Opportunities in Indonesia Digital Economy, yang diselenggarakan oleh Universitas Indonesia secara virtual, Sabtu (20/11/2021).

Di masa pandemi, dia menuturkan, ekonomi digital di Indonesia mengalami peningkatan. Sekitar 41,9 persen dari total transaksi ekonomi digital di ASEAN selama tahun 2020 berasal dari Indonesia dan mayoritas disumbang oleh e-commerce.

Transaksi e-commerce, perbankan digital, dan uang elektronik diprediksi akan terus meningkat di tahun ini dengan peningkatan terbesar pada transaksi e-commerce, yakni sebesar 48,4 persen (yoy), lalu diikuti dengan peningkatan uang elektronik sebesar 35,7 persen (yoy), dan perbankan digital sebesar dan 30,1 persen (yoy). 

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut