Upaya Bekraf Branding Kata Kopi sebagai Produk asal Indonesia
JAKARTA, iNews.id - Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) tengah berupaya untuk mem-branding kata kopi sebagai produk asal Indonesia. Sebab, sebagai produsen terbesar keempat kopi di dunia, kopi Indonesia kurang dikenal namanya.
Wakil Kepala Bekraf Ricky Joseph Pesik mengatakan, tugas untuk mem-branding kopi jauh lebih berat dari mengekspor biji kopi ke negara-negara di dunia. "Kopi sekarang sudah jadi culture global, tidak perlu kita ajarin juga semua orang tetap minum kopi," ujarnya dalam konferensi pers di Upnormal Coffee Roaster, Jakarta, Jumat (6/4/2018).
Branding kopi digunakan untuk memanfaatkan fenomena global culture coffee tersebut yang harus dijadikan peluang untuk menyebarkan kopi di berbagai belahan dunia. Di sinilah posisi peran Bekraf dalam semangatnya menjadikan produksi kopi Indonesia yang banyak variannya menjamur di internasional.
"Dengan begitu kita bisa bangga dengan dunia internasional kalau kopi punya Indonesia," tuturnya.
Deputi Pemasaran Bekraf Joshua Puji Mulia Simanjuntak mengatakan, pihaknya akan mengajak semua stakeholder yang memasarkan kopi untuk terus memakai kata kopi. "Kita sepakat yuk kalau bilang kopi Indonesia Toraja, kopi Indonesia Mandailing, kopi Indonesia Bali dan seterusnya," ujarnya.