Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : AS-Israel Siapkan Serangan Terbaru ke Iran, Incar Pembangkit Listrik dan Kilang Minyak
Advertisement . Scroll to see content

Wakil Ketua Komisi VII DPR Dorong Penguatan Industri Dalam Negeri usai Penerapan Tarif Trump 

Jumat, 04 April 2025 - 18:40:00 WIB
Wakil Ketua Komisi VII DPR Dorong Penguatan Industri Dalam Negeri usai Penerapan Tarif Trump 
Wakil Ketua Komisi VII DPR Evita Nursanty mendorong pemerintah segera mengambil langkah strategis untuk meminimalisir dampak negatif tarif impor AS. (Foto:Dok. DPR)
Advertisement . Scroll to see content

Kemudian, konsisten mengembangkan substitusi impor agar ketergantungan terhadap bahan baku atau barang impor berkurang. 

Termasuk dalam hal ini adalah mempertahankan kebijakan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN), yang menjadi salah satu perisai industri yang bisa mendorong industri dalam negeri lebih kuat dan kompetitif, meningkatkan daya saing industri dalam negeri, dan membuka peluang untuk menciptakan lapangan kerja.

Di samping itu, Evita meminta pemerintah mengambil langkah cepat dan strategis di antaranya adalah melakukan negosiasi dan diplomasi perdagangan dengan AS untuk mencari solusi terbaik seperti perundingan ulang tarif. 

“Kita meminta komunikasi terus dilakukan dengan pemerintah AS di berbagai tingkatan melakukan negosiasi langsung, dan menyiapkan langkah untuk menjawab permasalahan yang diangkat oleh pemerintah AS,” tuturnya.

Selain itu, Indonesia juga disarankan menggunakan forum internasional seperti WTO dan ASEAN untuk menekan AS untuk mempertimbangkan kembali kebijakan tarifnya, serta berkoordinasi dengan negara-negara yang terkena dampak tarif untuk membentuk strategi bersama dan mendorong perjanjian perdagangan bebas dengan negara-negara yang lebih terbuka terhadap produk Indonesia.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut