Wapres Minta Kementerian Bersinergi Susun Dana Alokasi Khusus Supaya Tepat Sasaran

Giri Hartomo ยท Rabu, 12 Mei 2021 - 17:12:00 WIB
Wapres Minta Kementerian Bersinergi Susun Dana Alokasi Khusus Supaya Tepat Sasaran
Wapres Ma`ruf Amin. (Foto: Ist)

JAKARTA, iNews.id - Kementerian Keuangan, Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), dan Kementerian Dalam Negeri diminta untuk melakukan sinergi dalam menyusun Dana Alokasi Khusus (DAK) 2022. Hal tersebut supaya DAK tepat sasaran. 

Wakil Presiden (Wapres) Ma’ruf Amin mengatakan, sinergi tersebut tidak hanya dalam penyusunan DAK, tapi juga mulai dari perencanaan, monitoring pelaksanaan hingga evaluasi.

“Saya menilai perlunya sinergi antara Kementerian Keuangan, Bappenas, Kementerian Dalam Negeri dalam setiap proses pembahasan DAK, dimulai dari tahapan penyusunan arah kebijakan, sampai dengan monitoring dan evaluasi DAK fisik dan DAK nonfisik,” ujarnya dalam keteranganya, Rabu (12/5/2021).

Lebih lanjut Wapres menjelasakan, ketiga kementerian dan lembaga pembina DAK harus bisa merencanakan langkah-langkah strategis yang dapat diambil ke depan. Khususnya, saat Indonesia sedang mengalami ketidakpastian akkbat pandemi Covid-19.

Hal ini dapat dilakukan, salah satunya dengan mempelajari evaluasi pelaksanaan DAK pada tahun-tahun sebelumnya. Selain itu, juga perlunya dipersiapkan strategi penggunaan anggaran secara maksimal, terutama untuk mendorong pemulihan ekonomi nasional. 

“Antisipasi permasalahan pelaksanaan kegiatan DAK fisik pada masa pandemi Covid-19,” kata Wapres

Di sisi lain, Wapres juga menekankan pentingnya pemanfaatan teknologi informasi dalam melakukan monitoring dan evaluasi. Sebab, teknologi informasi dapat mempermudah sinkronisasi data yang dimiliki oleh ketiga lembaga pembina DAK sehingga nantinya dapat meminimalisir terjadinya ketidaksesuaian data. 

“Perlu juga diperhatikan optimalisasi pemanfaatan sistem dan teknologi informasi yang dapat digunakan bagi kepentingan bersama. Demikian pula halnya dengan proses pemantauan dan evaluasi, agar dilakukan secara terpadu antara Bappenas, Kementerian Keuangan dan Kementerian Dalam Negeri sebagai Kementerian dan Lembaga pembina DAK,” tutur Wapres.

Editor : Jujuk Ernawati