Abu Vulkanik Anak Krakatau Terbang ke Barat! BMKG Ungkap Wilayah yang Berpotensi Terdampak
Sebaran abu juga berpotensi mencapai wilayah Selat Sunda serta Samudera Hindia di sebelah barat Bengkulu, Lampung, hingga Banten.
Material erupsi berupa abu vulkanik dapat berdampak terhadap kualitas udara, kesehatan masyarakat, hingga aktivitas penerbangan. Partikel abu yang berukuran sangat kecil berpotensi terhirup dan menyebabkan gangguan pada saluran pernapasan.
Karena itu, sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau terus dipantau oleh pihak terkait untuk mengetahui arah pergerakan serta wilayah yang berpotensi terdampak.
Masyarakat di wilayah terdampak diimbau menggunakan masker saat beraktivitas di luar ruangan, terutama ketika konsentrasi abu vulkanik meningkat. Warga juga diminta mengikuti informasi dan imbauan resmi terkait perkembangan aktivitas Gunung Anak Krakatau.
BMKG mengingatkan bahwa kondisi sebaran abu vulkanik dapat berubah mengikuti dinamika atmosfer dan arah angin. Masyarakat serta pihak terkait diharapkan terus memantau informasi terbaru untuk mengantisipasi dampaknya.
Editor: Suriya Mohamad Said