Bandara Riyadh Diserang Houthi, Keberangkatan Ratusan Jemaah Umrah Sulsel Tertunda
MAKASSAR, iNews.id – Serangan di Bandara Internasional King Khalid, Riyadh, Arab Saudi, dilaporkan berdampak terhadap perjalanan jemaah umrah Indonesia. Ratusan jemaah asal Sulawesi Selatan (Sulsel) dilaporkan tertunda keberangkatannya melalui Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Makassar, pada Senin (12/10/2026).
Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Sulsel menyebut penundaan tersebut diduga berkaitan dengan meningkatnya eskalasi konflik dan situasi keamanan di Arab Saudi.
Kepala Kanwil Kemenhaj Sulsel, Ikbal Ismail, mengatakan pihaknya telah menerima laporan mengenai penundaan keberangkatan jemaah umrah. Berdasarkan informasi awal, kondisi politik dan keamanan di Arab Saudi menjadi salah satu faktor yang memengaruhi jadwal perjalanan.
"Kami menerima laporan adanya penundaan pemberangkatan jemaah umrah. Setelah kami bertanya, ternyata penundaan pemberangkatan ini dampak dari eskalasi politik yang terjadi di Saudi," ujar Ikbal, Senin (12/10/2026).
Situasi keamanan di Arab Saudi, termasuk laporan serangan kelompok Houthi yang menyasar Bandara Internasional King Khalid di Riyadh, menjadi perhatian pemerintah dalam penyelenggaraan perjalanan umrah.