Iran Serang Balik AS! 2 Tentara Amerika Gugur, Trump Ancam Balas Bertubi-tubi
WASHINGTON, iNews.id — Ketegangan militer di kawasan Timur Tengah memuncak setelah Komando Pusat Amerika Serikat (US CENTCOM) mengonfirmasi bahwa dua prajuritnya tewas dalam serangan rudal yang diluncurkan Iran. Serangan balasan tersebut menghantam pangkalan militer Amerika Serikat yang berada di Yordania.
Selain merenggut nyawa dua prajurit, CENTCOM melaporkan satu prajurit lainnya dinyatakan hilang. Empat prajurit AS juga mengalami luka parah dan langsung dievakuasi ke rumah sakit untuk menjalani perawatan intensif, sementara beberapa prajurit lain yang menderita luka ringan telah kembali bertugas.
Presiden Amerika Serikat menyampaikan duka cita mendalam atas gugurnya para prajurit yang disebutnya sebagai patriot dalam menjalankan tugas. merespons serangan tersebut, AS menegaskan telah melancarkan gelombang serangan balasan yang sangat keras terhadap berbagai sasaran strategis Iran.
Serangan balasan udara dan rudal AS menargetkan sistem pertahanan udara, fasilitas pengawasan pantai maritim, serta lokasi peluncuran rudal dan drone milik Iran.
"Kami menghantam mereka dengan sangat keras malam ini untuk menghormati para prajurit kita," gertak kepemimpinan AS dalam keterangannya.
Eskalasi konflik tidak hanya terjadi di darat. Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) mengklaim dua kapal tanker meledak di Selat Hormuz akibat serangan yang mereka lancarkan. Sementara itu, sirine bahaya raung-meraung di Kota Amman usai Angkatan Bersenjata Yordania berupaya mencegat empat rudal balistik Iran yang melintasi ruang udara mereka.