Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Istana Buka Suara soal Haji Isam jadi Koordinator Penanganan Karhutla di Kalimantan
Advertisement . Scroll to see content

Istana Bantah Haji Isam Jadi Koordinator Penanganan Karhutla, Pemerintah Ungkap Pembagian Tugas

Senin, 24 Agustus 2026 - 10:38:00 WIB
Istana Bantah Haji Isam Jadi Koordinator Penanganan Karhutla, Pemerintah Ungkap Pembagian Tugas
Istana membantah Haji Isam ditunjuk Prabowo sebagai koordinator karhutla Kalimantan. Pemerintah telah membagi tugas kepada sejumlah pejabat. Foto iNews TV
Advertisement . Scroll to see content
"Jadi ada yang memang kita bagi tugas untuk atensi untuk wilayah Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, dan seterusnya. Memang kita atur seperti itu," imbuh Prasetyo.

Sebelumnya, narasi yang beredar di media sosial menyebut Haji Isam ditunjuk langsung oleh Prabowo untuk menangani kebakaran hutan dan lahan di Kalimantan. Informasi tersebut kemudian menuai kritik dari sejumlah netizen yang mempertanyakan keterlibatan pengusaha sawit dan tambang dalam penanganan karhutla.

Prabowo Tinjau Langsung Karhutla Kalimantan
Presiden Prabowo Subianto sebelumnya meninjau langsung penanganan karhutla di Kalimantan Barat (Kalbar) dan Kalimantan Tengah (Kalteng), Sabtu (22/8/2026).

Setibanya di Pangkalan TNI AU Supadio, Kabupaten Kubu Raya, Kalbar, Prabowo menerima laporan mengenai ribuan titik panas atau hotspot dalam rapat penanganan karhutla.

Dalam rapat tersebut, Prabowo mendapat paparan mengenai kondisi terkini karhutla dari pejabat Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kalteng.

Prabowo juga menanyakan kebutuhan tambahan peralatan, termasuk helikopter water bombing dan pompa air, untuk mempercepat pemadaman kebakaran.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana dan Pemadam Kebakaran (BPBPK) Kalteng Ahmad Toyib melaporkan, empat helikopter water bombing telah dikerahkan untuk membantu pemadaman karhutla.

Prabowo kemudian menanyakan apakah jumlah armada tersebut masih mencukupi. Ahmad menyampaikan bahwa tambahan helikopter masih diperlukan untuk menangani kebakaran di sejumlah wilayah Kalteng.

Editor: Suriya Mohamad Said

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut