Kemarau Panjang Melanda, Ratusan Warga Tenjo Gelar Salat Istisqa Memohon Hujan
Kepala Seksi Pemerintahan Kecamatan Tenjo, Siswandi, mengatakan Salat Istisqa merupakan bagian dari ikhtiar spiritual yang dilakukan di samping berbagai langkah penanganan kekeringan yang telah dijalankan pemerintah.
"Saat ini ada enam desa yang mengalami krisis air bersih. Selain menyalurkan bantuan air bersih, kami bersama masyarakat melaksanakan Salat Istisqa sebagai bentuk ikhtiar memohon agar Allah SWT segera menurunkan hujan," ujarnya.
Sementara itu, Pengasuh Pondok Pesantren Bani Harun, KH Lulu Luthfi Fuadi, mengajak masyarakat untuk memperbanyak doa, istigfar, dan meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan sebagai bagian dari ikhtiar menghadapi musim kemarau.
"Salat Istisqa mengajarkan umat agar selalu mendekatkan diri kepada Allah SWT. Mudah-mudahan doa bersama ini diijabah sehingga hujan segera turun dan masyarakat tidak lagi kesulitan mendapatkan air bersih," katanya.
Selain menggelar Salat Istisqa, Pemerintah Kecamatan Tenjo juga berencana membuka posko pengaduan bagi warga terdampak kekeringan. Posko tersebut diharapkan dapat mempercepat pendataan sekaligus penyaluran bantuan air bersih ke daerah-daerah yang membutuhkan.
Hingga kini, distribusi bantuan air bersih masih terus dilakukan, sementara masyarakat berharap hujan segera turun agar krisis air bersih dapat segera teratasi.
Editor: Suriya Mohamad Said