Momen Prabowo Terkesima Orasi Siswa Sekolah Rakyat Mampu Bicara 4 Bahasa Asing
Ada pula Muhammad Nazril Kurniawan, anak tunggal dari ayah yang bekerja sebagai petugas kebersihan dengan penghasilan tidak tetap, serta Nazila Barqiah Harum yang berasal dari keluarga pedagang kecil. Melalui Sekolah Rakyat, mereka mendapatkan kesempatan untuk melanjutkan pendidikan dan mengubah masa depan.
Momen paling menyentuh dalam acara tersebut terjadi saat para siswa menyampaikan orasi berjudul “Terima Kasih Presiden” dalam empat bahasa.
Dalam bahasa Inggris, para siswa menyatakan bahwa mereka berdiri di hadapan negara bukan sebagai anak-anak paling pintar atau paling beruntung, melainkan anak-anak yang akhirnya mendapatkan kesempatan.
Melalui bahasa Arab, para siswa menegaskan bahwa sekolah adalah harapan dan masa depan mereka. Dalam bahasa Mandarin, mereka menyampaikan bahwa Sekolah Rakyat memberi ruang bagi anak-anak untuk belajar, bertumbuh, dan menjadi manusia yang bermanfaat. Sementara dalam bahasa Jepang, para siswa menyampaikan rasa terima kasih kepada Presiden Prabowo atas kepeduliannya kepada anak-anak bangsa.
Dalam bagian lain orasi, para siswa juga menyampaikan empati kepada anak-anak di Palestina yang belum bisa mengenyam pendidikan serta korban bencana di Sumatra. Mereka mengajak seluruh anak Indonesia untuk tidak pernah berhenti belajar.
Orasi ditutup dengan ikrar para siswa untuk belajar dengan sungguh-sungguh, menjadi pribadi yang jujur, berani, dan pantang menyerah.
Editor: Donald Karouw