Pimpin Rapat Dewan Gubernur Perdana, Destry Putuskan BI Rate Tetap 5,75 Persen
"Keputusan ini tetap konsisten dengan strategi stabilisasi nilai tukar rupiah di tengah tekanan eksternal yang masih kuat, guna mendukung pencapaian sasaran inflasi dua setengah plus minus satu persen pada tahun 2026 dan 2027 serta mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan," ujarnya.
BI terus mencermati sejumlah indikator ekonomi, termasuk perkembangan nilai tukar rupiah dan inflasi. Kebijakan moneter juga diarahkan untuk tetap menjaga stabilitas sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi.
Keputusan BI mempertahankan suku bunga acuan turut menjadi perhatian dunia usaha dan masyarakat karena dapat memengaruhi berbagai sektor, seperti kredit perbankan, investasi, konsumsi, serta aktivitas bisnis.
Dengan mempertahankan BI Rate di level 5,75 persen, BI menegaskan fokus kebijakannya pada stabilisasi nilai tukar dan pengendalian inflasi, sembari tetap mendukung pertumbuhan ekonomi nasional.
Editor: Suriya Mohamad Said