Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Istana: Tindakan Eks Kapolri Listyo Sigit cs Sadap Presiden Masuk Kategori Makar
Advertisement . Scroll to see content

SBY Prihatin Kondisi Politik Nasional, Singgung Kasus Penyadapan Ilegal Terhadap Presiden Prabowo

Rabu, 04 November 2026 - 13:12:00 WIB
SBY Prihatin Kondisi Politik Nasional, Singgung Kasus Penyadapan Ilegal Terhadap Presiden Prabowo
SBY prihatin dengan kondisi politik nasional yang dinilai semakin liar. Dia meminta Presiden Prabowo menghidupkan kembali politik berkeadaban dan bermoral. Foto iNews TV
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id – Presiden ke-6 Republik Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengungkapkan kekhawatirannya terhadap kondisi perpolitikan nasional. Keprihatinan tersebut disampaikan menyusul kabar penetapan mantan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan dua jenderal Polri lainnya sebagai tersangka dalam kasus dugaan penyadapan ilegal terhadap Presiden Prabowo Subianto dan sejumlah tokoh masyarakat.

SBY menilai dinamika politik dalam negeri semakin tidak terkendali. Menurut dia, berbagai cara seolah dibenarkan demi mendapatkan kekuasaan, tanpa mempertimbangkan baik dan buruk maupun nilai-nilai moral.

Melalui pernyataan terbuka di akun X pribadinya, SBY menyoroti praktik politik yang menurutnya cenderung menghalalkan segala cara untuk mendapatkan kekuasaan (political power).

"Kok jadi begini negara kita. Kok begini liar politik kita. Sepertinya untuk mendapatkan kekuasaan (political power) cara apapun dibenarkan. Tidak peduli baik atau buruk. Bermoral atau tidak bermoral," tulis SBY, Rabu (4/11/2026).

Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat tersebut mengaku khawatir kondisi politik yang tidak sehat dapat berdampak terhadap kehidupan masyarakat. Ia menilai, polarisasi dan manuver politik yang semakin agresif berpotensi membuat rakyat merasa takut dan tidak nyaman di negaranya sendiri.

"Saya khawatir kalau akhirnya rakyat merasa takut dan tidak tenteram hidup di negaranya sendiri," tuturnya.

Menyikapi situasi tersebut, SBY secara khusus menyampaikan harapannya kepada Presiden Prabowo Subianto agar mengembalikan praktik politik yang menjunjung tinggi etika dan nilai-nilai demokrasi.

SBY menegaskan, harapan itu disampaikan sebagai bentuk kepedulian terhadap masa depan bangsa dan negara.

"Sebagai warga bangsa yang sangat mencintai negeri ini, seperti juga warga negara Indonesia yang lain, saya bermohon kepada Presiden Prabowo untuk menghidupkan kembali politik yang berkeadaban," ujarnya.

Menurut SBY, pembenahan etika politik merupakan amanah rakyat sekaligus panggilan sejarah bagi Presiden Prabowo dalam menjalankan kepemimpinannya.

Di akhir pernyataannya, SBY turut mendoakan agar Prabowo diberikan kekuatan dan tuntunan dalam menjalankan tugas memimpin Indonesia.

"Ini panggilan sejarah. Ini amanah rakyat. Semoga Tuhan memberikan kekuatan dan tuntunan kepada Pak Prabowo untuk menjalankan misi mulia ini," pungkasnya.

Editor: Suriya Mohamad Said

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut