Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Indra Kenz Dijebloskan Lagi ke Penjara, Tempati Sel Isolasi
Advertisement . Scroll to see content

Soal Bingkai Foto WBP dan Fasilitas Mewah di Lapas Cibinong, DPR Cecar Kalapas

Senin, 28 September 2026 - 13:37:00 WIB
Soal Bingkai Foto WBP dan Fasilitas Mewah di Lapas Cibinong, DPR Cecar Kalapas
Komisi XIII DPR mencecar Kepala Lapas (Kalapas) Cibinong, Wisnu, mengenai raibnya barang-barang mewah temuan Ombudsman RI. Foto: iNews TV
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id — Komisi XIII DPR mencecar Kepala Lapas (Kalapas) Cibinong, Wisnu, mengenai raibnya barang-barang mewah temuan Ombudsman RI serta keberadaan bingkai foto warga binaan pemasyarakatan (WBP) atas nama Jimmy Masrin di rumah dinas pejabat lapas.

Hal ini mengemuka saat Komisi XIII DPR menggelar rapat kerja mendalam terkait temuan indikasi fasilitas mewah di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Cibinong, Bogor. 

Sorotan tajam mengemuka saat anggota DPR mempertanyakan alasan mendadak hilangnya sofa, pendingin udara (AC), hingga berbagai perabotan lainnya saat menteri melakukan inspeksi dua hari pascasidak Ombudsman. di Lapas Cibinong.

Kalapas Cibinong akhirnya mengakui bahwa dirinya sendiri yang memerintahkan pemindahan barang-barang tersebut dari rumah dinas Kepala Seksi Keamanan dan Ketertiban (Kasi Kamtib). Ia berdalih pemindahan dilakukan karena barang-barang itu bukan merupakan aset milik negara.

Selain barang-barang mewah, DPR menyoroti temuan bingkai foto WBP Jimmy Masrin di rumah dinas Kasi Kamtib. Saat ditekan mengenai asal-usul figura tersebut, Kalapas berdalih barang itu didapatkan petugas saat tim keamanan dan ketertiban melakukan razia di blok hunian warga binaan.

Penjelasan tersebut dinilai tidak masuk akal oleh Komisi XIII DPR RI. Dewan mengingatkan jajaran lapas agar tidak menutup-nutupi fakta atau menyampaikan kebohongan di hadapan publik dan lembaga perwakilan rakyat. Apalagi, Kasi Kamtib yang bersangkutan tidak hadir dalam rapat DPR dengan alasan sakit.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut