Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Fakta Baru Mutilasi Madiun, Pelaku Beli Mesin Pencacah dan Buat Tungku Pembakaran
Advertisement . Scroll to see content

Tampang Tersangka Dwi Bagus, Sempat Dampingi Keluarga Lapor Kehilangan Istri dan Anak yang Dibunuh

Selasa, 27 Oktober 2026 - 17:07:00 WIB
Tampang Tersangka Dwi Bagus, Sempat Dampingi Keluarga Lapor Kehilangan Istri dan Anak yang Dibunuh
Tersangka pembunuhan ibu dan anak di Madiun, Dwi Bagus Martono, ditangkap di Jombang setelah buron 15 hari. Polisi mendalami kemungkinan pelaku lain. Foto iNews TV
Advertisement . Scroll to see content

SURABAYA, iNews.id – Dwi Bagus Martono, tersangka pembunuhan Dini Hardiyanti dan anaknya yang berusia 4 tahun di Kota Madiun, Jawa Timur, ditangkap polisi setelah sempat menghilang. Dia diringkus di rumah temannya di wilayah Jombang pada Minggu (25/10/2026) dini hari.

Kasubdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Jatim AKBP Arbaridi Jumhur mengatakan, penangkapan dilakukan sekitar pukul 02.00 WIB. Berdasarkan pengakuan awal tersangka, dia telah berada di wilayah Jombang selama kurang lebih 15 hari.

“Ditangkapnya di wilayah Jombang kota,” ujar Arbaridi, Senin (26/10/2026).

Setelah ditangkap, Dwi Bagus langsung dibawa ke Polda Jawa Timur untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Berdasarkan pantauan di lokasi, tersangka turun dari minibus Toyota HiAce dengan pengawalan ketat sejumlah personel Jatanras Ditreskrimum Polda Jatim.

Tersangka terlihat mengenakan kaus biru dan celana pendek dengan kedua tangan diborgol. Saat dimintai tanggapan mengenai kasus yang menjeratnya, Dwi Bagus hanya terdiam dan menunduk ketika digiring menuju ruang tahanan.

Polisi kini mendalami keterangan tersangka dan mencocokkannya dengan barang bukti yang telah dikumpulkan. Penyidik juga berencana mendatangi sejumlah lokasi yang berkaitan dengan dugaan pembunuhan Dini dan anaknya di Kota Madiun.

Selain itu, penyidik menyelidiki kemungkinan adanya pihak lain yang membantu tersangka selama berada di Jombang.

“Pengakuan sementara masih satu orang, nanti kita masih kembangkan kemungkinan ada pelaku-pelaku lainnya,” kata Arbaridi.

Polisi Dalami Dugaan Pembunuhan Ibu dan Anak
Berdasarkan keterangan sementara polisi, Dini diduga dibunuh setelah terlibat cekcok dengan tersangka di sebuah hotel di Kota Madiun. Dini diduga dicekik hingga meninggal dunia di kamar hotel, sedangkan anaknya diduga dibunuh di dalam mobil.

Setelah itu, tersangka diduga membakar jasad kedua korban dan memasukkannya ke mesin pencacah untuk menghilangkan jejak. Polisi masih menelusuri barang bukti lain, termasuk potongan tulang korban yang diduga berada di sekitar lokasi terkait.

Seluruh dugaan tersebut masih didalami penyidik untuk memastikan rangkaian peristiwa dan menguatkan alat bukti dalam perkara ini.

Kasus tersebut bermula dari laporan kehilangan Dini dan anaknya pada 20 September 2026. Dalam proses pencarian, Dwi Bagus bahkan sempat mendampingi keluarga korban yang berasal dari Bogor untuk melaporkan kehilangan ke Polres Madiun Kota.

“Pelaku dan keluarga korban yang ada di Bogor datang ke Madiun melapor, mengantar ke Polres Madiun Kota melapor kehilangan,” ujar Arbaridi.

Polisi masih melanjutkan penyidikan untuk mengungkap secara menyeluruh dugaan pembunuhan ibu dan anak tersebut, termasuk menelusuri barang bukti serta memastikan ada atau tidaknya keterlibatan pihak lain.

Editor: Suriya Mohamad Said

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut