Bikin Merinding! Film Perumahan Laddaland Suguhkan Teror KPR yang Horor Banget
Tak hanya mengandalkan elemen horor, sutradara Awi Suryadi juga menyuntikkan isu yang sangat relevan dengan kondisi saat ini. Berbeda dari versi Thailand yang dirilis pada 2011, adaptasi Indonesia mengambil latar tahun 2026 sehingga cerita terasa lebih dekat dengan realitas masyarakat.
Salah satu tema yang menjadi sorotan adalah persoalan finansial keluarga muda. Dalam film tersebut, tekanan ekonomi akibat cicilan rumah menjadi pemicu munculnya konflik rumah tangga yang kemudian berkembang menjadi teror mengerikan.
Pemeran Tomy, Andri Mashadi, menilai isu tersebut menjadi salah satu kekuatan utama film karena banyak dialami pasangan muda saat ini.
“Film ini ceritanya sangat amat relate. Banyak anak muda sekarang ngambil rumah KPR yang tidak sesuai sama gajinya. Ketika finansial terganggu, itu juga mengganggu keutuhan rumah tangganya,” kata Andri.
Selain menghadirkan kisah yang dekat dengan kehidupan sehari-hari, Awi juga memperkuat nuansa lokal melalui hubungan antarwarga di lingkungan perumahan. Karakter para tetangga dibuat lebih hidup sehingga penonton bisa lebih terhubung secara emosional dengan cerita sebelum teror mulai terjadi.
Perumahan Laddaland dibintangi Titi Kamal, Andri Mashadi, Anantya Kirana, Sarah Tumiwa, Adjis Doa Ibu, Shakeel Fauzi Aisy, Aufa Assagaf, Laras Sardi, Arief Didu, hingga Zidni Hakim. Film produksi MD Pictures tersebut dijadwalkan tayang serentak di bioskop mulai 13 Agustus 2026.
Editor: Muhammad Sukardi