Di Balik Film Pelangi di Mars, Ada Misi Besar untuk Masa Depan Anak Indonesia
Dia juga melihat sebagian besar produk hiburan anak berasal dari luar negeri.
“Ketika ke toko mainan, hampir semuanya produk dari luar. Ada Marvel, anime dari Jepang, dari Korea. Dari situ kami mulai membicarakan ide Pelangi di Mars,” ujar dia.
Sutradara Upie Guava juga mengungkap misinya dalam pembuatan film ini. Dia menilai generasi sebelumnya tumbuh dengan cerita yang memicu imajinasi serta petualangan.
“Saya punya anak kecil. Kami merasa dulu tumbuh di zaman yang cukup beruntung. Kami tumbuh dengan film seperti Star Wars, Back to the Future, Jurassic Park, komik Tintin, dan cerita petualangan yang membuat kami ingin cepat dewasa,” kata Upie Guava.