Film Indonesia Ini Nekat Syuting di Tempat Paling Angker di Australia
JAKARTA, iNews.id - Di tengah maraknya film horor di Indonesia, sutradara film horor Kemasukan Setan, Muhammad Yusuf kembali ingin menyajikan film horor yang berbeda.
Sempat menjadi directror beberapa film horor di Indonesia seperti Tebus, Angker, Misterius, dan The Curse, kali ini ia ingin mengambil lokasi syuting di tempat paling angker di Negeri Kanguru, Australia.
Film berikutnya yang berjudul Tujuh Bidadari tersebut akan mengambil syuting di Aradale Lunatic Asylum Centre, sebuah bekas rumah sakit jiwa zaman Victoria yang terkenal angker di Ararat, Australia.
Konon, dulunya di rumah sakit ini, ratusan pasien rumah sakit jiwa abad 18 ini banyak yang meninggal tak wajar, sehingga terpaksa ditutup tahun 1998. Menyimpan tragedi kelam, lokasi ini masih memiliki kisah-kisah mistis hingga dijadikan Ghost Tour terkenal di Australia.
"Di film ini, kita buat cerita langka yang menggabungkan kisah zaman dulu di Australia dan ada unsur Indonesia-nya di zaman sekarang," terang Yusuf saat konferensi pers Film Tujuh Bidadari di Gedung WTC 1, Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (28/2/2018).