Garap Produksi The Intern, Lukman Sardi Dapat Tantangan Luar Biasa 

Rizky Pradita Ananda · Senin, 19 April 2021 - 19:26:00 WIB
Garap Produksi The Intern, Lukman Sardi Dapat Tantangan Luar Biasa 
Head of Content Original Production Vision Picture Lukman Sardi mengatakan menggarap The Intern mendapat tantangan. (Foto: Yulianto)

JAKARTA, iNews.id - Vision Pictures kembali melahirkan karya teranyarnya dengan merilis episode perdana series berjudul The Intern, Senin (19/4/2021). The Intern merupakan hasil kolaborasi apik dari aplikasi layanan over the top (OTT), Vision + dan start-up fashion ecommerce The F Thing

Original series bergenre drama fashion menyajikan kisah lika-liku para mahasiswa dan mahasiswi yang menjadi anak magang di perusahaan start-up. Bercerita tentang sosok Beckham (Kevin Ardilova), mahasiswa semester akhir yang berkesempatan magang di sebuah perusahaan fashion e-commerce di Jakarta bersama dua rekannya, Hazelly yang diperankan oleh Caitlin North dan Zoe yang diperankan oleh Bobbie Antonio. 

Head of Content Original Production Vision Picture Lukman Sardi mengemukakan, di series The Intern dirinya bukan tampil sebagai aktor. Namun orang di belakang layar yang memiliki tanggung jawab lebih besar. 

“Di belakang layar, tanggung jawab lebih besar. Mengatur produksi bisa hadir di masyarakat, berhubungan sama sutradara, penulis, semua kru semua terkoneksi. Nah itu tantangan dan pelajaran yang luar biasa. Di belakang layar itu bukan cuma mengatur kumpulan orang banyak, tapi bisa menghasilkan karya yang bagus dengan satu visi misi yang sama,” ujar Lukman, dalam acara konferensi pers launching The Intern, Senin (19/4/2021). 

Di sisi lain, dari penggarapan cerita, salah satu, aktor papan atas Tanah Air satu ini menilai, kisah lika-liku anak muda yang memasuki dunia kerja nyata sebagai anak magang lengkap dengan kisah persahabatan hingga percintaan, sangat berdinamika sehingga menarik diangkat untuk menjadi suatu tayangan series. 

“Dinamikanya, kalau kita ngomong anak muda selesai sekolah ingin kerja dan ada yang punya kesempatan langsung magang kerja di perusahaan itu kan bukan tatanan yang mapan banget, tapi ingin diterima kerja dengan baik. Dinamikanya mulai dari ketemu kawan baru, enggak punya pengalaman kerja, ada percintaan, ada persahabatan. Orang-orang yang baru berproses, jadi banyak dinamika menariknya,” ujar Lukman.

Editor : Dani M Dahwilani