Singapore Media Festival 2019

GoPlay Ingin Film Indonesia Lebih Bagus dari Hollywood

Tuty Ocktaviany ยท Rabu, 04 Desember 2019 - 07:06 WIB
GoPlay Ingin Film Indonesia Lebih Bagus dari Hollywood

CEO Gojek Entertainment Group Edy Sulistyo (kiri) dan Redaktur Pelaksana iNews.id Tuty Octaviany di Singapura. (Foto: iNews.id)

SINGAPURA, iNews.id – Ajang Asia TV Forum & Market (ATF), bagian dari Singapore Media Festival (SMF) 2019 dihadiri banyak perusahaan di kawasan Asia, termasuk Indonesia. Salah satunya, GoPlay milik Gojek.

GoPlay resmi diluncurkan pada 26 September 2019. Meski baru dua bulan lebih, respons para pengguna GoPlay sangat baik karena memanfaatkan ekosistem Gojek.

CEO Gojek Entertainment Group, Edy Sulistyo mengatakan, kehadiran GoPlay untuk mengoptimalkan industri perfilman di Indonesia.

“Latar belakang dihadirkannya GoPlay sangat simpel, Gojek ingin melakukan inovasi. Kami lakukan inkubasi selama setahun, baru kemudian diluncurkan. Kami melihat ada peluang untuk memperkenalkan konten lokal,” ujar Edy Sulistyo kepada iNews.id dan awak media lainnya di Marina Bay Sands, Singapura, Selasa 3 Desember 2019.

Fokus GoPlay, kata Edy, masih film-film Indonesia. Sejauh ini tidak ada kriteria khusus film Indonesia yang tayang di GoPlay, namun sesuai kebutuhan konsumen.

“Tahun ini belum tentu sama dengan tahun depan. Kalau film-film yang kita support masuk box office, bagus,” katanya.

Sejauh ini, Edy melihat film Indonesia punya banyak potensi. “Kualitas konten lokal juga semakin meningkat, kenapa disarankan kami masuk live streaming. Apalagi Gojek punya ekosistem, sehingga bisa mendistribusikan konten lebih cepat,” ujarnya.Kehadiran GoPlay, bagi Edy bisa mempromosikan film-film Indonesia lebih luas. Termasuk juga mengangkat bakat-bakat sineas Indonesia semakin naik.

“Kita ingin kerja sama dengan semuanya, termasuk sineas muda juga kita ajak. Sineas muda dengan bimbingan, bisa menghasilkan mahakarya,” kata Edy.

Edy mengatakan, banyak hal positif bisa dilihat ketika menonton film Indonesia. “Setiap rilis film baru, saya nonton. Ada aspek unik yang didapat, kultur khas Indonesia. Kalau menonton film Hollywood, tidak semua bisa related dengan kehidupan sehari-hari,” ujarnya.

Lantas, apa impian GoPlay di lima tahun ke depan? “Semoga bisa sukses menjadi platform film Indonesia, mengangkat sineas lokal berbakat, dan film Indonesia lebih bagus dari Hollywood. Saya optimistis,” kata Edy.


Editor : Dani Dahwilani