Inilah Desa Hujan Amegakure di Dunia Nyata, Sulit untuk Melihat Matahari
Selama musim hujan, orang tidak dapat keluar rumah tanpa membawa payung. Mereka bahkan membuat payung yang unik berbentuk keranjang dari alang-alang agar dapat melindungi diri dari hujan yang deras.
Menurut para ahli meteorologi, lokasi Mawsynram yang berdekatan dengan Bangladesh dan Teluk Benggala merupakan alasan mengapa desa ini menerima curah hujan yang sangat tinggi.
Setiap kali uap air berkumpul di Teluk Benggala, hal ini menyebabkan curah hujan yang melimpah di Mawsynram, yang menjadikan musim hujan di desa tersebut berlangsung lama dan intens. Masyarakat di sana telah terbiasa dengan kondisi hujan yang terjadi setiap hari mengguyur desa mereka.
Kebun raya menjadi salah satu atraksi utama yang menarik di Mawsynram, terletak di lokasi yang damai namun mengagumkan. Di taman ini, pengunjung dapat melihat berbagai jenis tanaman eksotis dan endemik.
Taman ini juga memiliki kandang burung yang menampilkan berbagai spesies burung yang berwarna-warni dan eksotis. Selain itu, terdapat juga Dwarksuid, sebuah kolam yang mempesona dengan tepian batu yang luas.