Jadi Hantu POTE, Daniel Ekaputra Rela Duduk 4 Jam untuk Makeup
JAKARTA, iNews.id - Daniel Ekaputra mendapat tantangan berbeda saat dipercaya memerankan sosok hantu Pote dalam serial orisinal Vision+ berjudul POTE. Demi menghadirkan karakter tersebut secara detail, Daniel harus menjalani proses makeup hingga empat jam sebelum syuting.
Daniel mengatakan, proses makeup yang panjang tersebut diperlukan karena tampilan POTE memiliki detail khusus, terutama ketika karakter itu harus muncul dalam pengambilan gambar close-up.
“Ini kan bentuk dari Pote ini sangat-sangat detail ya, apalagi kalau banyak close-up shot. Jadi yang harus paling banyak persiapan itu dari makeup sih. Makeup sendiri itu aku bisa minimal empat jam,” kata Daniel saat press conference POTE pada Sabtu (19/9/2026).
Lamanya proses makeup menjadi salah satu tantangan yang harus dijalani Daniel selama memerankan Pote. Namun, dia mengaku berusaha menikmatinya.
“Ribet banget, asli. Tapi ya akunya tinggal tidur doang sambil di-makeup,” ujar Daniel sambil tertawa.
Selain persoalan makeup, Daniel juga dituntut untuk memastikan karakter Pote tidak hanya terlihat menyeramkan secara fisik. Sosok tersebut harus memiliki karakter yang kuat ketika muncul di layar.
“Untuk tantangannya mungkin si Pote ini bukan hanya untuk sekadar terlihat seram aja, tapi dia harus terlihat untuk selalu kuat karakternya,” katanya.
Dalam mendalami karakter Pote, Daniel juga berdiskusi dengan sutradara POTE, Billy Christian. Menurut Daniel, Billy cukup komunikatif dalam memberikan arahan mengenai karakter yang ingin dibangun dalam serial tersebut.
Daniel sebenarnya bukan pemain yang benar-benar baru dengan genre horor. Dia mengaku sebelumnya sudah terlibat dalam sejumlah produksi bergenre serupa sehingga memiliki pengalaman untuk mendalami karakter Pote.
“Dan aku kan sebelumnya pernah tergabung di beberapa judul horor juga, jadi aku datang ke sini bukan dengan cangkir yang kosong,” kata Daniel.
Meski memiliki pengalaman di genre horor, Daniel tetap memadukannya dengan arahan Billy sebagai sutradara. Dia menyebut proses diskusi keduanya membantu menemukan karakter Pote yang sesuai dengan kebutuhan cerita.
“Mas Billy sendiri sebagai sutradara itu dia sangat-sangat komunikatif, dia pengin aku jadi Pote itu kayak gimana sih. Jadi apa yang aku bawa ke sini dan apa yang Mas Billy mau itu gampang ketemunya,” kata Daniel.
Bagi Daniel, proses makeup yang memakan waktu hingga empat jam menjadi bagian dari persiapan untuk menghadirkan POTE secara utuh. Tidak hanya kuat secara visual dan menyeramkan, karakter tersebut juga harus memiliki identitas yang kuat ketika tampil dalam cerita.
Editor: Dani M Dahwilani