Keren! Film Pendek Anak Macan Wakili Indonesia di Oscar 2027
JAKARTA, iNews.id - Film pendek Indonesia berjudul Anak Macan atau My Plastic Mother mencatat prestasi di kancah internasional. Karya sutradara Amar Haikal tersebut berpeluang membawa nama Indonesia ke ajang Academy Awards atau Oscar 2027 melalui kategori Live Action Short Film.
Peluang tersebut diperoleh setelah Anak Macan memenangkan penghargaan Best International Short Film di Flickerfest International Short Film Festival 2026 yang digelar di Australia. Kemenangan ini membuat film tersebut memenuhi syarat untuk didaftarkan dalam seleksi Oscar 2027.
Anak Macan merupakan film drama pendek yang mengangkat kisah seorang anak laki-laki bernama Eki. Dia tinggal di kawasan tempat pembuangan sampah Bantar Gebang dan harus menghadapi kenyataan pahit kehilangan sosok ibu.
Cerita bermula ketika sekolah Eki mengadakan peringatan Hari Ibu. Dalam kesempatan tersebut, dia berusaha mencari sebuah benda milik perempuan untuk mengenang mendiang ibunya.
Namun, pencarian itu tidak berjalan mudah. Hujan deras dan longsoran sampah mengancam mengubur makam sang ibu. Eki pun berpacu dengan waktu untuk menyelamatkan makam sekaligus mempertahankan kenangan tentang orang yang dicintainya.
Melalui kisah sederhana tersebut, Amar Haikal menghadirkan persoalan kehilangan, kasih sayang seorang anak kepada ibunya, sekaligus realitas kehidupan masyarakat yang tinggal di sekitar tempat pembuangan sampah.
Film ini juga menyelipkan isu lingkungan yang lebih luas. Latar Bantar Gebang menjadi gambaran persoalan sampah plastik, konsumerisme, hingga ancaman krisis iklim yang masih menjadi perhatian dunia.
Anak Macan dibintangi Muhammad Alfat Apriansyah dan diproduksi oleh Podium Pictures. Dengan durasi sekitar 17–18 menit, film ini menggabungkan drama keluarga dengan kritik sosial dan lingkungan.
Keberhasilan di Flickerfest menjadi pencapaian penting bagi perfilman pendek Indonesia. Meski demikian, kelayakan untuk didaftarkan ke Oscar bukan berarti film tersebut otomatis masuk nominasi. Anak Macan masih harus melalui proses seleksi yang ditetapkan oleh Academy of Motion Picture Arts and Sciences (AMPAS).
Jika berhasil melaju ke tahap berikutnya, Anak Macan berpeluang memperkenalkan cerita dan perspektif sineas Indonesia kepada penonton dunia melalui salah satu ajang perfilman paling bergengsi.
Editor: Muhammad Sukardi