Luna Maya Kembali Perankan Film Suzzanna: Santet Ilmu Pelebur Nyawa

Antara ยท Kamis, 30 Januari 2020 - 19:05 WIB
Luna Maya Kembali Perankan Film Suzzanna: Santet Ilmu Pelebur Nyawa

Luna Maya kembali memerankan film Suzzanna: Santet Ilmu Pelebur Nyawa. (Foto: Instagram)

JAKARTA, iNews.id – Kabar baru datang dari Luna Maya. Dia akan kembali memerankan peran legenda film horor Indonesia, Suzzanna dalam film adaptasi keduanya yang berjudul ‘Suzzanna: Santet Ilmu Pelebur Nyawa’.

Produser Sunil Soraya mengatakan, Luna akan memerankan Suzzanna sebagai Kartemi dalam film ini dengan pendekatan yang baru, segar, dengan cerita yang mengedepankan unsur realistis.

"Walaupun ini adaptasi dari (film) yang dulu, tapi ceritanya beda karena saat ini sudah tahun 2020, dan penonton harus mendapatkan experience yang beda. Luna akan membuat look yang baru buat film ini," kata Sunil di Jakarta, Kamis (30/1/2020).

Sementara itu, Luna Maya mengaku baru mengetahui dirinya akan bergelut di dunia santet melalui film Suzzanna keduanya ini. Dia pun mengaku terkejut dengan teaser poster yang dirilis hari ini.

"Karena ini hal yang baru, aku banyak reading dan nonton film Suzzanna lagi. Dan karena ini film tentang santet, jadi banyak cari referensi dan observasi untuk memperkuat karakternya," kata Luna.

Dari sisi cerita, sutradara Rocky Soraya menjelaskan bahwa nantinya film ini akan fokus pada Suzzanna (Luna Maya) sebagai Kartemi di dunia santet. Selain horor, film ini juga memiliki unsur thriller yang menegangkan.

"Setiap film Suzzanna memiliki ciri khasnya tersendiri. Santet adalah hal yang ada di real life, Suzzanna berperan sebagai Kartemi yang merupakan seorang manusia," kata Rocky.

"Sementara kalau kemarin ('Suzzanna: Bernapas dalam Kubur') kan dia jadi sundel bolong. Jadi, pendekatan kedua film itu berbeda. Director vision saya lebih ke mencari santet itu tentang apa, seberapa penting ini di kultur kita dengan thriller-horror," katanya.

‘Suzzanna: Santet Ilmu Pelebur Nyawa’ yang diproduksi oleh Soraya Intercine Films ini, dijadwalkan rampung dan siap disaksikan di bioskop pada akhir tahun ini.

Editor : Tuty Ocktaviany