Nostalgia melalui Sandiwara Radio Asmara di Tengah Bencana di Aplikasi RCTI+

Siska Permata Sari ยท Rabu, 02 Desember 2020 - 20:06:00 WIB
Nostalgia melalui Sandiwara Radio Asmara di Tengah Bencana di Aplikasi RCTI+
Cerita suara Asmara di Tengah Bencana dijadikan salah satu media penyuluhan bagi BNPB dalam pencegahan bencana alam yang dikemas dalam genre romantis. (Foto: RCTI+)

JAKARTA, iNews.id - Sandiwara radio di Indonesia mengalami kejayaan pada 1970 sampai awal 1990, dengan puncaknya pada 1980. Saat itu, beragam judul sandiwara radio sukses disiarkan di seluruh penjuru Indonesia.

RCTI+ melalui fitur Radio+ menghadirkan sandiwara radio yang disebut dengan cerita suara. Di dalam cerita suara ada beragam judul-judul seperti Saur Sepuh, Tutur Tinular, Asmara di Tengah Bencana dan masih banyak judul lainnya.

Cerita suara Asmara di Tengah Bencana dijadikan salah satu media penyuluhan bagi BNPB dalam pencegahan bencana alam yang dikemas dalam genre romantis. Pada episode 1 mengisahkan tentang kisah cinta anak manusia yang mempunyai perbedaan status sosial.

Seperti inilah penggalan kisah Asmara di Tengah Bencana episode 1. Malam gelap disertai angin bertiup sedikit kencang, rombongan Tumenggung Jayeng Logo berkuda meninggalkan tapal batas kabupaten. Ki Tumenggung berkuda paling depan bersama Jatmiko yang merupakan putranya.

Hutan kecil di Selatan Candi Prambanan sunyi senyap, hampir tak terdengar suara apa pun. Namun, ada bayangan manusia yang sedang berwaspada. Mereka adalah kawanan rampok dengan pimpinannya Suro Pendem.

Editor : Dani Dahwilani