Soleh Solihun Terharu Bertemu Teman Seangkatan yang Sakit Tumor Otak
BANDUNG, iNews.id – Sutradara Soleh Solihun belum lama ini mempromosikan film garapannya, “Mau Jadi Apa?” di Bandung. Tidak disangka, dirinya bertemu dengan teman seangkatan di Fakultas Komunikasi Universitas Padjadjaran Bandung yang tengah sakit tumor otak. Momen pertemuan keduanya pun bikin haru.
Soleh Solihun kini memang tengah sibuk memperkenalkan film terbarunya, “Mau Jadi Apa?”. Film yang menceritakan kisah pribadi Soleh saat menjadi mahasiswa itu, ternyata memberikan pengalaman menarik di kalangan alumni Fakultas Komunikasi Universitas Padjajaran Bandung 1997.
Pasalnya, film yang mulai tayang perdana pada akhir November tersebut, sudah banyak disaksikan alumni dan mahasiswa, khususnya di Fikom Unpad. Salah satu pengalaman menarik bagi Soleh ialah kembalinya ingatan dan memori seorang rekannya bernama Yandi Adrian yang sempat menderita tumor otak.
Sutradara sekaligus pemain “Mau Jadi Apa?” itu, menceritakan pengalamannya kepada iNews.id. Menurutnya, Yandi teman seangkatannya itu, memorinya kembali pulih dan mengenal sejumlah nama teman-temannya setelah menonton film “Mau Jadi Apa?”.
Hal itu, kata Soleh, terjadi akhir pekan lalu saat meet and greet film “Mau Jadi Apa?” dengan mahasiswa dan alumni Unpad, di Paskal 23, Bandung, Jawa Barat. Soleh pun bercerita, saat meet and greet tersebut, tiba-tiba di antara barisan penonton ada yang bertanya.
“Soleh masih ingat nggak? Saya teman seangkatan di Fikom. Saya langsung nengok. Dan ternyata, dia benar teman saya, Yandi Adrian,” ujar Soleh.
Soleh mengaku terkejut dan terharu dengan kehadiran rekan seangkatannya, Yandi dalam acara tersebut. Begitu acara selesai, Soleh menghampiri Yandi kemudian keduanya berbincang.
Dalam perbicangan tersebut, Soleh menceritakan jika Yandi selama bertahun-tahun belum pernah bertemu teman-teman kampusnya yang dikenal. Namun ketika Yandi mendengar ada film yang bercerita tentang Fikom Unpad 1997, Yandi pun penasaran.
“Siapa tahu bisa membuat dia ingat sesuatu dan hasilnya di luar dugaan,” kata Soleh.
Pada akhirnya terbukti juga, karena sejak nonton film itu, masa lalunya mengalir deras. Kisah pertemuan keduanya tersebut membuat Soleh bahagia.
Editor: Tuty Ocktaviany