Sutradara Ternyata Ini Cinta Akui Pengalaman Masa Muda Jadi Modal Garap Adegan Balap Motor
Tak hanya mengandalkan pengalaman di dunia otomotif, Ivan juga merasa terbantu saat mengarahkan para pemain muda yang didominasi Generasi Z. Menurutnya, kedekatan dengan anak-anak muda sudah menjadi bagian dari aktivitasnya sehari-hari.
Sutradara tersebut diketahui juga mengajar di Institut Kesenian Jakarta (IKJ), sehingga terbiasa berinteraksi dengan mahasiswa berusia 18 hingga 21 tahun.
“Kebetulan saya dosen di IKJ. Saya memang dekat dengan mahasiswa usia 18 sampai 21 tahun, jadi nggak sulit untuk masuk ke mereka,” tuturnya.
Ivan menilai pemahamannya terhadap karakter dan cara berpikir Gen Z membuat komunikasi selama proses syuting berjalan lebih cair. Hal itu dinilai membantu para pemain tampil lebih lepas dalam membawakan karakter masing-masing.
Meski demikian, Ternyata Ini Cinta menjadi pengalaman baru bagi Ivan karena merupakan sinetron stripping pertama yang disutradarai. Dia mengakui ritme produksinya jauh lebih padat dan menantang dibanding proyek-proyek sebelumnya.
“Ini perdana saya ngerjain sinetron stripping. Effort-nya pasti berbeda, adrenalinnya luar biasa. Mudah-mudahan nanti bisa diterima masyarakat,” pungkasnya.
Editor: Muhammad Sukardi