Vision+ Luncurkan Original Series My Chef in Crime, Angkat Genre Kuliner dan Investigasi Kriminal
"Secara tema besar memang cerita ini berputar dalam kuliner dan juga cara memasak yang menjadi kunci untuk menyelidiki sebuah kasus kriminal. Ini sebenarnya ada kerja sama kami dengan CreAsia Studio, anak perusahaan dari Banijay Entertainment. Mereka memang ahli-ahlinya untuk konten franchise," ujar Clarissa dalam konferensi pers peluncuran di Lippo Mall Nusantara, Jakarta.
Dia mengungkapkan, proyek My Chef in Crime diadaptasi dari franchise asal Thailand. Namun, meski tim produksi Thailand memulainya lebih awal, serial versi Indonesia berhasil menuntaskan proses produksi dan tayang perdana di dunia (world premiere).
"My Chef in Crime ini sebenarnya sudah diadaptasikan dari franchise Thailand. Tapi, yang produksi Thailand itu belum jalan sebenarnya sampai hari ini. Mereka sudah produksi, tapi belum airing. Jadi, kami bisa menjadi tim yang pertama dan negara yang pertama untuk rilis perdana," katanya.
Diwawancarai usai peluncuran, Clarissa menjelaskan alasan di balik keputusan memberikan lampu hijau (greenlight) pada proyek ini, Clarissa menyebutkan bahwa pihak OTT (Over The Top) atau penyedia layanan streaming belum pernah melihat adanya perpaduan antara investigasi kriminal dan kuliner dalam industri serial lokal.
"Konsepnya memang sangat unik. Makanya itu kita juga memutuskan untuk greenlight project tersebut karena kita belum melihat sebelumnya ada OTT yang mengangkat cerita kuliner dan juga investigasi. Script-nya sudah dimatangkan oleh tim Thailand dan kita beradaptasi lagi untuk versi Indonesianya," ujar Clarissa.