Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Kondisi Terkini Bayi Kembar Siam yang Dipisahkan di RSCM, Jalani Pemulihan Terpisah
Advertisement . Scroll to see content

14 Dokter Tangani Pemisahan Bayi Kembar Siam Dempet Perut di RSCM, Operasi Berjalan Dramatis

Rabu, 21 Oktober 2026 - 17:45:00 WIB
14 Dokter Tangani Pemisahan Bayi Kembar Siam Dempet Perut di RSCM, Operasi Berjalan Dramatis
Dokter RSCM pisahkan bayi kembar siam dempet perut. (Foto: Istimewa)
Advertisement . Scroll to see content

"Sebelum pemisahan selesai, obat yang diberikan kepada satu bayi berpotensi memengaruhi saudaranya karena keduanya masih terhubung," tutur dr. Andi.

Setelah operasi, kedua bayi menjalani perawatan di ruang *Pediatric Intensive Care Unit* (PICU). Tim medis memantau kondisi klinis, penyembuhan luka, asupan nutrisi, dan kemungkinan komplikasi setelah tindakan besar tersebut.

Pada 19 Oktober 2026, kondisi NA 1 dan NA 2 dilaporkan stabil, tidak mengalami demam, serta mulai menerima cairan melalui mulut. Keduanya kemudian dipindahkan ke ruang rawat inap biasa.

Meski operasi pemisahan telah selesai, penanganan belum berakhir. Perbedaan anatomi membuat kebutuhan perawatan keduanya tidak sama. Tim medis masih perlu memantau fungsi pencernaan, saluran kemih, organ genitalia, serta kondisi tulang dan otot panggul.

Dokter spesialis bedah plastik RSCM, dr. Indri Aulia, mengatakan rekonstruksi perlu dilakukan dengan mempertimbangkan fungsi tubuh dan kebutuhan jangka panjang kedua anak.

"Tahapannya dapat berlangsung seiring pertumbuhan kedua anak dan disesuaikan dengan evaluasi medis," ungkapnya.

Keberhasilan operasi ini menjadi tahap penting dalam penanganan NA 1 dan NA 2. Keduanya kini telah memiliki tubuh masing-masing, tetapi masih membutuhkan rehabilitasi medik, pemantauan tumbuh kembang, serta evaluasi untuk menentukan tindakan lanjutan yang diperlukan.

Editor: Muhammad Sukardi

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut