5 Fakta Bercinta di Dalam Air yang Tidak Banyak Orang Tahu

Siska Permata Sari ยท Selasa, 25 Februari 2020 - 00:09 WIB
5 Fakta Bercinta di Dalam Air yang Tidak Banyak Orang Tahu

Ilustrasi momen bercinta. (Foto: AFP)

JAKARTA, iNews.id - Belum lama ini ramai tentang informasi terkait sperma pria yang ejakulasi di kolam renang dapat menyebabkan kehamilan. Hal tersebut lantaran pernyataan yang keluar dari Komisioner Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Sitti Hikmawatty yang akhirnya ramai dibahas di media sosial.

Pernyataan tersebut sudah dibantah bahwa itu salah kaprah dan Komisioner KPAI Sitti Hikmawatty telah meminta maaf atas pernyataan tersebut melalui siaran pers resmi.

Lalu, bagaimana dengan bercinta di dalam air? Walaupun tampak ‘nyeleneh’, namun bukan tidak mungkin hal ini dilakukan oleh pasangan. Apalagi jika tengah menikmati momen bulan madu atau liburan romantis.

Nah, sebelum Anda dan pasangan melakukannya, simak fakta-faktanya seperti dirangkum iNews.id dari Self, Senin (24/2/2020).

1. Kolam renang sangat kotor

Kolam renang umumnya memiliki klorin, tetapi tak hanya itu. Di air kolam juga dapat memiliki banyak bakteri. Ini dapat menyebabkan satu masalah kesehatan karena tingkat pH yang tidak tepat dan dapat mempersulit desinfektan untuk melakukan pekerjaannya. Hal tersebut mungkin menyebabkan Anda terkena infeksi atau penyakit yang ditularkan melalui air secara acak, tetapi Anda dapat mencegahnya.

2. Air membersihkan pelumas alami Anda

Berhubungan seks dalam air bisa lebih sulit daripada di ranjang. Alasannya adalah karena air di kolam renang dapat membersihkan cairan Miss V yang pada akhirnya berpotensi mengeringkan organ intim Anda. Sehingga hal ini berpotensi menyebabkan vaginosis bakteri atau infeksi jamur Miss V.

3. Tidak bersahabat untuk kondom

Kondom memang bisa digunakan untuk bercinta di dalam air jika itu diperlukan. Namun, kekeringan dan gesekan yang disebabkan air dapat membuat kondom lebih mudah pecah.

4. Bisa hamil

Jika seseorang ejakulasi di dalam tubuh Anda (ada penetrasi dan berhubungan seksual) di bawah air dan Anda tidak menggunakan kontrasepsi, Anda bisa hamil. Hal ini karena air mani tidak terbasuh atau hal-hal seperti itu, meskipun beberapa air dapat masuk ke Miss V selama hubungan seksual.

5. Tidak menurunkan risiko IMS

Klorin dan desinfektan lain memang dapat membunuh beberapa bakteri, tetapi mereka tidak akan menurunkan risiko infeksi menular seksual (IMS). Apalagi jika terjadi lecet pada Miss V maupun Mr P karena kering, yang akhirnya meningkatkan risiko IMS.


Editor : Tuty Ocktaviany