5 Fakta Pendonor Ginjal Bisa Beraktivitas Normal, Nomor 3 dan 4 Harus Dihindari
5. Jangan malas check-up
Pemeriksaan kesehatan secara rutin menjadi hal yang tidak boleh diabaikan setelah seseorang menjadi pendonor ginjal. Pemeriksaan membantu memantau kondisi ginjal yang tersisa sekaligus mengetahui perubahan kesehatan sejak dini.
Prof. Nur Rasyid mengatakan pendonor justru dapat memiliki kesadaran lebih tinggi untuk menjaga kesehatan karena mengetahui hanya memiliki satu ginjal.
“Hasilnya ternyata yang jadi donor lebih sehat daripada masyarakat yang bukan donor. Kenapa? Karena yang jadi donor tahu bahwa ginjal tinggal satu, dia akan teratur check-up. Dia akan jaga,” ujarnya.
Dengan demikian, menjadi *pendonor ginjal* bukan berarti seseorang harus kehilangan kemampuan untuk bekerja dan beraktivitas normal. Pendonor tetap dapat menjalani kehidupan sehari-hari, tetapi perlu menghindari kegemukan dan hipertensi serta tidak mengabaikan pemeriksaan kesehatan secara berkala.
Editor: Dani M Dahwilani