Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Mitos Jamur Kancing Picu Asam Urat, Guru Besar UI Ungkap Fakta Ini 
Advertisement . Scroll to see content

5 Manfaat Jamur Kancing bagi Kesehatan, Bantu Redakan Peradangan

Sabtu, 08 Agustus 2026 - 07:29:00 WIB
5 Manfaat Jamur Kancing bagi Kesehatan, Bantu Redakan Peradangan
Berikut fakta-fakta tentang jamur kancing yang perlu diketahui agar tidak keliru. (Foto: Ilustrasi/AI)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.idJamur kancing menjadi salah satu bahan makanan yang cukup populer karena mudah diolah dan memiliki cita rasa khas. Namun, masih banyak masyarakat yang menganggap konsumsi jamur kancing dapat memicu asam urat karena kandungan purin di dalamnya.

Anggapan tersebut ternyata tidak sepenuhnya benar. Guru Besar FMIPA Universitas Indonesia (UI), Profesor Agustino Zulys, menjelaskan bahwa jamur memang mengandung purin, tetapi jumlahnya tergolong sedang dan tidak menjadi penyebab utama naiknya kadar asam urat pada orang sehat.

Berikut fakta-fakta tentang jamur kancing yang perlu diketahui:

1. Jamur Kancing Tidak Otomatis Menyebabkan Asam Urat

Jamur kancing termasuk makanan yang mengandung purin. Namun, kadar purinnya masih tergolong moderat dibandingkan beberapa makanan lain, terutama jeroan.

“Jamur memang mengandung purin, tetapi jumlahnya tergolong sedang, jauh lebih rendah dibandingkan banyak jenis jeroan. Bagi orang sehat, konsumsi jamur dalam jumlah wajar umumnya bukan penyebab utama asam urat,” ujar Prof. Zulys.

Meski begitu, penderita gout atau hiperurisemia tetap perlu memperhatikan jumlah total asupan purin dari seluruh makanan yang dikonsumsi.

2. Kandungan Air Tinggi, Tetapi Tetap Kaya Nutrisi

Jamur kancing sering dianggap hanya mengandung air karena teksturnya yang lembut. Padahal, meski sebagian besar komponennya berupa air, bagian padatnya mengandung berbagai nutrisi penting.

Prof Zulys menyebut jamur kancing memiliki kandungan protein nabati, serat pangan, vitamin B kompleks, serta ergothioneine yang dikenal sebagai salah satu senyawa antioksidan alami.

“Benar bahwa kandungannya sekitar 90 persen jamur kancing adalah air, tapi justru 10 persen sisanya sangat padat nutrisi,” katanya.

3. Mengandung Ergothioneine, Senyawa Pelindung Sel

Salah satu keunggulan jamur kancing adalah kandungan ergothioneine. Senyawa ini merupakan antioksidan yang banyak ditemukan pada jamur dan menjadi perhatian dalam berbagai penelitian karena potensinya dalam membantu melindungi sel dari stres oksidatif.

Tubuh manusia tidak memproduksi ergothioneine sendiri dalam jumlah yang cukup sehingga sumber makanan menjadi salah satu cara mendapatkannya. Jamur menjadi salah satu sumber pangan yang dikenal kaya senyawa tersebut.

4. Berpotensi Membantu Menekan Peradangan

Sejumlah penelitian menunjukkan jamur kancing memiliki senyawa bioaktif yang berpotensi memberikan aktivitas antioksidan dan antiinflamasi.

Namun, Prof. Zulys mengingatkan bahwa hasil penelitian laboratorium tidak bisa langsung disamakan dengan efek klinis pada manusia.

“Pada uji in vitro terhadap tikus, jamur kancing membantu mempercepat pemulihan. Namun, belum dapat langsung disimpulkan memberikan efek klinis yang sama pada manusia,” katanya.

5. Bukan Obat, tetapi Bisa Menjadi Bagian Pola Makan Sehat

Meski memiliki berbagai kandungan nutrisi, jamur kancing bukan makanan ajaib yang dapat menggantikan pengobatan medis.

Prof Zulys menegaskan jamur kancing lebih tepat dipandang sebagai salah satu pilihan pangan bergizi yang dapat melengkapi pola makan sehat.

“Jamur kancing bukan makanan ajaib, juga bukan obat. Sumber nutrisi yang baik, rendah kalori, kaya antioksidan, dan mengandung berbagai senyawa bioaktif yang menjadikannya salah satu pangan fungsional yang menarik untuk kesehatan,” ujarnya.

Masyarakat tidak perlu menghindari jamur kancing hanya karena khawatir terkena asam urat. Yang terpenting adalah mengonsumsi makanan secara seimbang dan memperhatikan kondisi kesehatan masing-masing.Pilihan angle berita:

Editor: Dani M Dahwilani

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut