Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Jakarta Terancam Kekurangan Air Imbas Kekeringan September 2026? Ini Faktanya!
Advertisement . Scroll to see content

5 Penyakit Ini Diam-Diam Hantui Warga Jakarta Imbas Kekeringan September 2026

Jumat, 04 September 2026 - 11:14:00 WIB
5 Penyakit Ini Diam-Diam Hantui Warga Jakarta Imbas Kekeringan September 2026
Jakarta kekeringan bulan ini, tepatnya 1-10 September 2026. (Foto: Aldhi Chandra)
Advertisement . Scroll to see content

"Jadi, kekeringan tidak mengurangi risiko demam berdarah, justru berpotensi menaikkan. Karena perilaku adaptif masyarakat jadi kebiasaan menyimpan cadangan air dalam wadah terbuka saat krisis air," katanya.

Menurut dia, suhu yang lebih hangat juga dapat mempercepat perkembangan virus di dalam tubuh nyamuk sehingga berpotensi memengaruhi proses penularan penyakit yang ditularkan nyamuk.

"Ini yang sering luput dalam pemikiran masyarakat. Jadi banyak orang mengira musim kering sama dengan aman darinya, padahal justru pola penyimpanan air darurat yang salah itu yang akhirnya berisiko menjadi tempat perkembangbiakan nyamuk," ujar dr. Dicky.

Karena itu, warga tetap perlu menguras dan membersihkan tempat penampungan air serta memastikan wadah penyimpanan tertutup rapat.

5. Dehidrasi hingga Heat Stroke

Dampak lainnya berkaitan dengan panas.

Kondisi kering dengan tutupan awan yang lebih minim dapat berkontribusi terhadap meningkatnya suhu udara. Dalam kondisi tersebut, masyarakat berisiko mengalami gangguan kesehatan akibat panas, mulai dari dehidrasi, heat exhaustion, hingga heat stroke.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut