Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Susu Kedelai Vs Susu Almond, Mana Lebih Sehat?
Advertisement . Scroll to see content

Anak Berpeluang Tumbuh Tinggi meski Punya Genetik Tubuh Mungil, Ini Penjelasan Pakar

Selasa, 02 Juni 2020 - 23:51:00 WIB
Anak Berpeluang Tumbuh Tinggi meski Punya Genetik Tubuh Mungil, Ini Penjelasan Pakar
Anak berpeluang tumbuh tinggi meski punya genetik tubuh mungil. (Foto: Antara)
Advertisement . Scroll to see content

"Susu bukan satu-satunya pangan sumber zat gizi. Tetapi susu dapat melengkapi pemenuhan gizi yang berkualitas dalam mewujudkan gizi seimbang," kata dia.

Hardinsyah menjelaskan, susu adalah salah satu sumber protein hewani yang juga zat gizi, baik makro maupun mikro, seperti vitamin dan mineral untuk membantu tubuh tumbuh sehat dan kuat.

Bagi seorang remaja atau dewasa, dalam segelas susu terkandung separuh kebutuhan kalsium dan vitamin D, memenuhi 20-30 persen kebutuhan protein, vitamin B6, B9, B12, E dan fosfor, serta 10-15 persen kebutuhan energi, lemak yang unik, vitamin B5, zink, selenium dan magnesium.

"Semua zat gizi ini turut membantu pertumbuhan dan perkembangan anak, pertumbuhan dan kekuatan tulang dan gizi, serta kekuatan otot dan kemampuan berfikir,” kata dia.

Saat ini konsumsi susu penduduk Indonesia tergolong rendah, rata-rata 17 kg per kapita per tahun.

Direktur Pengolahan dan Pemasaran Hasil Peternakan, Kanpus Kementerian Pertanian Fini Murfiani mengatakan, tingkat konsumsi susu di Indonesia masih lebih rendah dibandingkan negara-negara tetangga seperti Singapura, Malaysia dan Thailand yang sudah di atas 20 kg per kapita per tahun.

"Apalagi dibandingkan Eropa yang lebih dari 200 kg per kapita per tahun," kata Fini.

Editor: Tuty Ocktaviany

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut