Apa Itu Super Flu alias Influenza A (H3N2) Subclade K yang Kini Menyerang Indonesia?
WHO menyebut sebagian besar orang yang mengalami influenza dapat pulih dalam waktu sekitar satu minggu tanpa membutuhkan perawatan medis khusus. Namun, batuk dapat berlangsung lebih lama, bahkan dua minggu atau lebih.
Meski Subclade K tidak terbukti lebih ganas, influenza tetap dapat menyebabkan penyakit berat pada kelompok tertentu.
WHO menyebut risiko penyakit berat akibat influenza lebih tinggi pada kelompok rentan. CDC juga memasukkan anak-anak, terutama yang masih sangat kecil, orang berusia 65 tahun ke atas, ibu hamil, serta orang dengan kondisi medis tertentu sebagai kelompok yang lebih berisiko mengalami komplikasi.
Influenza pada kelompok berisiko dapat berkembang menjadi komplikasi seperti pneumonia dan dapat memperburuk penyakit kronis yang sudah dimiliki seseorang. Pada kasus berat, influenza juga dapat menyebabkan komplikasi serius lainnya.
Data Kemenkes di Indonesia menunjukkan kelompok anak memang cukup banyak ditemukan dalam kasus Subclade K. Dari seluruh kasus yang tercatat sepanjang 2025 hingga minggu ke-36 tahun 2026, kelompok usia 0-4 tahun menyumbang 38 persen kasus, disusul usia 5-9 tahun sebesar 23,4 persen dan usia 10-17 tahun sebesar 21,2 persen.