Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : HUT ke-28, Bank Mandiri Perluas Manfaat bagi Masyarakat lewat Beragam Aksi Sosial
Advertisement . Scroll to see content

Beda Donor Darah dan Donor Plasma, Ini Penjelasan Dokter

Rabu, 07 Oktober 2026 - 20:45:00 WIB
Beda Donor Darah dan Donor Plasma, Ini Penjelasan Dokter
Donor darah dan donor plasma sama-sama dilakukan untuk membantu memenuhi kebutuhan medis pasien, namun berbeda pemanfaatannya. (Foto: Ilustrasi AI)
Advertisement . Scroll to see content

“Untuk donor plasma itu banyak di negara-negara memberikan batasan bahwa kita bahkan bisa donor plasma dua minggu sekali,” ujar dr. Teguh dalam International Plasma Awareness Week (IPAW) 2026 bersama Takeda, Rabu (7/10/2026).

Menurut dia, frekuensi donor plasma yang lebih sering memungkinkan jumlah plasma yang dikumpulkan juga lebih banyak. Hal ini penting karena sebagian pasien membutuhkan terapi yang berasal dari produk olahan plasma secara berkelanjutan.

“Artinya apa? Artinya kita bisa memberikan sesuatu untuk pasien itu dengan lebih banyak, lebih sering,” katanya.

Plasma yang didonasikan tidak hanya dapat digunakan langsung untuk transfusi. Plasma juga dapat diproses melalui fraksionasi untuk menghasilkan Produk Obat Derivat Plasma (PODP).

Dari proses tersebut dapat dihasilkan berbagai produk, seperti albumin, imunoglobulin termasuk IVIg dan SCIG, serta faktor pembekuan VIII dan IX. Produk-produk tersebut digunakan untuk membantu menangani berbagai kondisi medis, termasuk hipoalbuminemia, sejumlah penyakit autoimun dan kondisi tertentu, serta hemofilia.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut