Belum Ada Vaksin Covid-19, Dokter Sarankan Pakai Masker saat Berhubungan Seks

Siska Permata Sari ยท Minggu, 06 September 2020 - 09:38 WIB
Belum Ada Vaksin Covid-19, Dokter Sarankan Pakai Masker saat Berhubungan Seks

Dokter sarankan pakai masker saat berhubungan seks selama pandemi Covid-19. (Foto: Boldsky)

JAKARTA, iNews.id - Pandemi virus corona (Covid-19) masih melanda hampir semua negara di seluruh dunia. Setiap harinya, angka kasus positif terinfeksi Covid-19 hingga pasien yang meninggal dunia terus bertambah.

Di lain sisi, sejauh ini vaksin resmi Covid-19 masih dalam tahap penelitian. Sehingga hal yang wajib dilakukan hanyalah langkah-langkah pencegahan.

Mulai dari menggunakan masker, mencuci tangan dengan air mengalir dan sabun, menjaga jarak, dan mengupayakan sistem kekebalan tubuh tetap dalam kondisi baik.

Bicara menggunakan masker, ini biasanya dilakukan ketika berada di tempat umum atau saat keluar rumah. Namun, ada seorang dokter menyarankan penggunaan masker ketika di ranjang, tepatnya saat berhubungan seks.

Hal itu diungkapkan seorang dokter dari Kanada, Dr Theresa Tam, aktivitas seksual dengan seseorang yang baru bisa meningkatkan risiko tertular virus, terutama jika ada kontak dekat seperti berciuman. Tetapi, kecil kemungkinan tertular Covid-19 dari air mani atau cairan Miss V.

“Ada beberapa hal yang bisa dilakukan untuk meminimalkan risiko tertular dan menyebarkan virus (saat berhubungan seks),” kata dr Theresa Tam, seperti dikutip dari CBC, Minggu (6/9/2020).

Beberapa saran di antaranya hindari berciuman, tatap muka yang jaraknya sangat dekat, atau kenakan masker yang menutupi hidung dan mulut, serta pantau diri Anda dan pasangan, apakah ada gejala Covid-19 sebelum berhubungan seks. Misalnya saja, suhu tubuh tinggi, batuk, bersin, hingga sesak napas.

Selain mengenakan masker saat berhubungan seks hingga menghindari ciuman, dia juga mengungkapkan bahwa aktivitas seksual yang risikonya rendah untuk tertular Covid-19 adalah masturbasi.

“Aktivitas seksual dengan risiko terendah tertular Covid-19 adalah hanya melibatkan diri Anda sendiri,” katanya.

Editor : Tuty Ocktaviany