Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : 8 Tips Menurunkan Tekanan Darah Tinggi, Ternyata Rahasianya Ada di Kebiasaan Sehari-hari!
Advertisement . Scroll to see content

Berbohong Bisa Menjadi Tanda Penyakit Mental, Ini Buktinya

Kamis, 04 Oktober 2018 - 15:27:00 WIB
Berbohong Bisa Menjadi Tanda Penyakit Mental, Ini Buktinya
Berbohong bisa menjadi tanda penyakit mental. (Foto: English News)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Berbohong kerap dianggap lumrah dilakukan oleh sebagian besar orang. Namun, tahukah Anda jika berbohong bukanlah sekadar perilaku biasa. Sebab, hal ini bisa merupakan penyakit mental bernama pseudologia fantastica atau mythomania.

Psikiatris spesialis ilmu jiwa dari Emory University Medical School Amerika Serikat, Dr. Charles Raison mengatakan, pseudologia fantastica adalah jenis berbohong ekstrem berdasarkan faktor genetik yang kuat.

"Secara resmi, ini dikenal sebagai ‘pseudologia fantastica’. Kondisi ini ditandai dengan kecenderungan kronis untuk berbohong, bahkan ketika tidak ada manfaat atau keperluan mendesak untuk berbohong," tutur Charles, seperti yang dikutip dari CNN, Kamis (4/10/2018).

Dia menjelaskan, gejala-gejala gangguan mental ini sebenarnya telah muncul sejak dini. "Jenis berbohong ekstrem seperti itu biasanya mulai kelihatan dari usia yang cukup dini dan dapat menjadi kecenderungan seumur hidup," kata Charles.

Pola perilaku pseudologia fantastica, kata Charles, telah terjadi sejak usia 15 tahun, meskipun hanya orang dewasa 18 tahun yang bisa didiagnosa mengidap penyakit mental tersebut.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut