Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Fakta Mengejutkan! Hipertensi Kini Banyak Menyerang Anak Sekolah, Ini Temuan Kemenkes
Advertisement . Scroll to see content

Bongkar Mitos MSG: Bukan Bikin Bodoh, tapi Bisa Tingkatkan Hipertensi

Minggu, 02 Agustus 2026 - 03:10:00 WIB
Bongkar Mitos MSG: Bukan Bikin Bodoh, tapi Bisa Tingkatkan Hipertensi
Mitos yang menyebut konsumsi micin atau monosodium glutamat (MSG) bisa membuat seseorang menjadi bodoh masih sering dipercaya masyarakat. (Foto: Ilustrasi/AI)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id – Mitos yang menyebut konsumsi micin atau monosodium glutamat (MSG) bisa membuat seseorang menjadi bodoh masih sering dipercaya masyarakat. Anggapan ini bahkan sempat melahirkan istilah "Generasi Micin" yang ditujukan kepada Generasi Z (Gen Z). Namun, dokter sekaligus influencer kesehatan, dr Mitos yang menyebut konsumsi micin atau monosodium glutamat (MSG) bisa membuat seseorang menjadi bodoh masih sering dipercaya masyarakatTirta Mandira Hudhi, menegaskan anggapan tersebut tidak benar secara ilmiah.

Melalui video yang diunggah di kanal YouTube miliknya, dr Tirta menjelaskan bahwa MSG tidak memengaruhi fungsi otak. Menurut dia, risiko utama dari konsumsi MSG secara berlebihan justru berkaitan dengan meningkatnya tekanan darah atau hipertensi.

"Sebelum nyampe ke otak, orangnya udah hipertensi dulu. Konsumsi MSG atau monosodium glutamat terlalu berlebihan itu efeknya sama kayak garam, karena sifatnya menarik air," kata dr. Tirta, dikutip Sabtu (1/8/2026).

Dia menjelaskan, MSG memiliki sifat yang mirip dengan garam karena sama-sama mengandung natrium. Jika dikonsumsi dalam jumlah berlebihan, zat tersebut dapat meningkatkan risiko hipertensi akibat sifatnya yang menarik air di dalam tubuh.

"Jadi, konsumsi MSG berlebihan itu akan membuat kalian cenderung mengalami faktor risiko utama menjadi tekanan darah tinggi, walau itu slight atau mild," ujarnya.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut